SAMPIT – Masyarakat Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta waspada karena beberapa hari belakangan ini, kasus penjambretan atau kejahatan jalanan sedang merajalela. Pelakunya pun semakin nekad karena sudah berani beraksi baik siang maupun malam hari. Dimana korban penjambretan ini adalah perempuan.
Salah seorang pelajar terpaksa harus gigit jari setelah handphone kesayangan miliknya dijambret dan dibawah kabur oleh kabur oleh penjahat jalanan ini. Peristiwa penjambretan itu terjadi pada Minggu 9 Oktober 2022 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, yaitu di Jalan Jaya Wijaya, Kecamatan Baamang, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim).
Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Lajun Siado Rio Sianturi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki dan memburu keberadaan para pelakunya yang meresahkan warga Kota Sampit ini.
”Dari keterangan korban dengan korban lainnya, ciri-ciri pelakunya memang hampir sama. Namun, ini masih kejar untuk menangkap pelakunya,” kata Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Lajun Siado Rio Sianturi, Senin, 10 Oktober 2022.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim matakalteng.com, kejahatan jalanan ini terjadi dalam 3 hari berturut-turut sejak hari Jumat hingga Minggu, di dua Kecamatan yang ada di Kota Sampit.
”Saat ini, sudah ada dua laporan kasus serupa dan sebagiannya tidak dilaporkan kepada Polisi. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat ini pelaku segera bisa kami amankan,” tegasnya.
(gus/matakalteng.com)






















Discussion about this post