SAMPIT – Hujan lebat beberapa hari terakhir selalu mengguyur Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), bahkan pada Selasa 11 Oktober 2022, ada 8 kecamatan yang termasuk dalam peringatan dini hujan lebat dan mengharuskan warganya untuk waspada banjir serta pohon tumbang.
“8 kecamatan tersebut yakni Kecamatan Telawang, Kota Besi, Cempaga, Cempaga Hulu, Mentaya Hilir Utara, Mentawa Baru Ketapang, Baamang dan Seranau, sementara kecamatan lainnya termasuk wilayah yang berpotensi akan meluas,” kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandar Udara H Asan Sampit, Musuhanaya, Selasa 11 Oktober 2022.
Menurutnya, pada hari ini tidak ada wilayah di Kotim yang masuk zona hijau atau wilayah tidak terdampak. Apalagi berdasarkan informasi citra satelit terdapat pertumbuhan awan hujan signifikan di seluruh wilayah Kotim.
“Prakiraan Curah Hujan selama 24 jam dari tanggal 11 Oktober 2022 pikul 07.00 WIB hingga tanggal 12 Oktober 2022 pukul 07.00 WIB berdasarkan model WRFDA (Weather Research and Forcasting Data Assimilation) berpotensi hujan ringan hingga sedang,” terangnya.
Sementara untuk ketinggian gelombang masih tergolong aman, yakni pada pukul 13.00 WIB berkisar 0,1 hingga 0,75 meter, dan pukul 19.00 WIB juga 0,1 hingga 0,75 meter.
“Untuk informasi penjalaran arah angin berdasarkan pantauan dari data satelit Himawari, arah angin pada tanggal 11 Oktober 2022 adalah angin bertiup dari Barat hingga Barat Laut menuju Timur. Untuk itu agar dapat diperhatikan ketika terjadi kebakaran agar bisa di antisipasi,” sebutnya.
Meski demikian, kata Musuhanaya, pada hari ini titik panas atau hot spot di wilayah Kotim tidak ditemukan dan semua wilayah masuk kategori aman. Namun perkiraan ini sewaktu-waktu dapat berubah tergantung perubahan cuaca.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post