SAMPIT – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bappemperda) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Handoyo J Wibowo menyebutkan, ada beberapa alasan yang mendasari pengajuan rancangan peraturan daerah (Ranperda) inisiatif tentang produk unggulan.
Salah satunya ujarnya, produk unggulan adalah produk yang potensial dikembangkan pada suatu wilayah dengan memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia lokal yang berorientasi pasar dan ramah lingkungan. “Sehingga memiliki keunggulan kompetitif dan siap menghadapi persaingan global (kementerian koperasi dan UKM),” kata Handoyo, Rabu 8 Desember 2021.
Lanjutnya, dalam bahan kajian strategi pengembangan wilayah berbasis agribisnis memaparkan produk unggulan atau komoditas unggulan itu merupakan hasil usaha masyarakat pedesaan dengan beberapa kriteria. Yakni mempunyai daya saing yang tinggi di pasaran, memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang potensial, mempunyai nilai tambah tinggi bagi masyarakat pedesaan, secara ekonomi menguntungkan dan bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan dan kemampuan SDM serta layak didukung oleh modal bantuan atau kredit. “Identifikasi potensi daerah merupakan penetapan suatu komoditas sebagai komoditas unggulan daerah harus disesuaikan dengan potensi SDA dan SDM yang dimiliki daerah,” ujarnya.
Dikatakan Handoyo, komoditas yang dipilih sebagai unggulan andalan komoditas yang memiliki produktivitas yang tinggi dan dapat memberikan nilai tambah sehingga berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Selain itu tambahnya, penetapan komoditas unggulan daerah juga harus mempertimbangkan kontribusi suatu komoditas terhadap pertumbuhan ekonomi dan aspek pemerataan pembangunan pada suatu daerah. “Salah satu program prioritas pembangunan berdasarkan Perda Kotim Nomor 4 tahun 2021 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah satu target adalah bagaimana seluruh desa di Kotim memiliki satu komoditi unggulan yang nantinya juga menjadi salah satu dasar menetapkan produk unggulan daerah,” tegasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post