SAMPIT – Kehadiran kepengurusan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara para pedagang pasar dengan pemerintah.
Harapan tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah, saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) APPSI Provinsi Kalimantan Tengah di Sampit.
Menurut Juliansyah, organisasi pedagang memiliki posisi penting dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan. Dengan adanya wadah organisasi di tingkat provinsi, aspirasi pedagang dari berbagai kabupaten dan kota diharapkan dapat dihimpun dan diperjuangkan secara lebih terarah.
“Alhamdulillah, hari ini Kalimantan Tengah sudah memiliki ketua APPSI. Ini menjadi langkah yang baik untuk memperkuat organisasi pedagang pasar di daerah,” ujar Juliansyah, Selasa 21 Juli 2026.
Ia menilai, keberadaan APPSI bukan hanya berkaitan dengan kepentingan organisasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat.
Pasar rakyat selama ini menjadi tempat masyarakat mencari kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga. Karena itu, berbagai persoalan yang berkaitan dengan pedagang dan pengelolaan pasar perlu dibahas secara bersama-sama.
Juliansyah menekankan, pemerintah dan DPRD memiliki tanggung jawab untuk terus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebut, DPRD Kotim terus berupaya membangun kerja sama dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan, termasuk program strategis pemerintah pusat yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Pada intinya, program-program pemerintah yang baik tentu harus kita dukung bersama. Di Kabupaten Kotim, DPRD terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaannya,” katanya.
Menurutnya, sinergi antarlevel pemerintahan menjadi hal penting agar berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan secara optimal.
Ia mencontohkan kegiatan panen raya bersama Gubernur Kalimantan Tengah di wilayah Lempuyang sebagai salah satu bentuk kerja sama yang menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.
“Mudah-mudahan seluruh program pemerintah dapat kita dukung bersama sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutur Juliansyah.
Lebih lanjut, Juliansyah berharap kepengurusan APPSI Kalteng yang terbentuk melalui Muswil dapat menjalankan perannya dengan baik serta membangun komunikasi yang terbuka dengan pemerintah daerah.
Ia juga mendorong agar organisasi tersebut mampu menyusun program yang menyentuh kebutuhan nyata para pedagang, termasuk dalam menghadapi perubahan ekonomi dan perkembangan dunia perdagangan.
“Harapan kami, APPSI dapat memperkuat soliditas organisasi dan mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah serta instansi terkait,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan APPSI di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan komunikasi dan koordinasi antarorganisasi pedagang di daerah semakin kuat. Organisasi tersebut juga diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pengembangan pasar rakyat yang lebih tertata dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
(dia/matakalteng)


















Discussion about this post