PALANGKA RAYA – Pergerakan penumpang arus balik Lebaran 2026 di Terminal Tipe A WA Gara, Palangka Raya mulai menunjukkan peningkatan, meski belum mencapai puncak kepadatan. Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Tipe A WA Gara BPTD Kelas II Kalimantan Tengah, Muhammad Noor, menyampaikan bahwa secara umum kondisi arus balik masih relatif terkendali.
“Sudah mulai ada peningkatan penumpang, tetapi belum signifikan dan masih dalam kondisi kondusif,” ujarnya, Kamis 26 Maret 2026. Dia menjelaskan, dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah penumpang pada Lebaran 2026 mengalami peningkatan. Namun, lonjakan kedatangan belum terlihat secara signifikan di terminal.
Berdasarkan data terakhir, pada Hari Raya Idulfitri hari pertama terjadi penurunan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pada hari kedua Lebaran justru terjadi peningkatan, baik pada keberangkatan maupun kedatangan dibandingkan tahun 2025.
Pada tahun 2025, jumlah penumpang keberangkatan pada hari pertama Lebaran tercatat sebanyak 483 orang dan meningkat menjadi 639 orang pada hari kedua. Sementara itu, jumlah penumpang kedatangan pada hari pertama sebanyak 457 orang dan hari kedua mencapai 564 orang.
Adapun pada tahun 2026, jumlah penumpang keberangkatan pada hari pertama Lebaran tercatat sebanyak 445 orang, kemudian meningkat signifikan menjadi 1.116 orang pada hari kedua. Untuk kedatangan, pada hari pertama tercatat sebanyak 417 orang dan meningkat menjadi 789 orang pada hari kedua Lebaran.
Untuk mengantisipasi puncak arus balik, pihak BPTD Kelas II Kalimantan Tengah telah menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari pendirian posko, pemeriksaan kendaraan, hingga pengecekan kesehatan pengemudi. “Kami juga menyiapkan pengamanan serta memastikan kendaraan laik jalan guna mendukung kelancaran arus balik,” tambahnya.
Dari sisi tujuan perjalanan, rute menuju Kabupaten Kotawaringin Barat, khususnya Pangkalan Bun, menjadi salah satu tujuan favorit penumpang. “Banyak penumpang dari Pangkalan Bun menuju Palangka Raya untuk kembali bekerja, sekolah, maupun melanjutkan aktivitas setelah libur Lebaran,” jelasnya.
Sementara itu, ketersediaan tiket secara umum masih mencukupi. Meski demikian, beberapa rute favorit mulai mengalami keterbatasan kursi. “Tiket masih tersedia dan relatif aman, tetapi untuk rute tertentu sudah mulai penuh, sehingga masyarakat disarankan memesan lebih awal,” katanya. Muhammad Noor juga memastikan tidak terjadi kenaikan harga tiket selama masa arus balik Lebaran tahun ini.
Ia pun mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan tiket, menjaga barang bawaan, hingga memperhatikan kondisi kesehatan. “Patuhi arahan petugas di terminal dan tetap waspada selama perjalanan agar arus balik berjalan aman, tertib, dan nyaman,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post