PALANGKA RAYA – Keputusan Adhyaksa Kalteng FC berlaga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional menjadi momentum strategis bagi Bank Kalteng untuk memperluas pengenalan merek sekaligus memperkuat jejaring bisnis.
Melalui kerja sama sponsorship selama satu musim, bank kalteng menargetkan peningkatan branding hingga penetrasi pasar di tingkat nasional. Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, mengatakan keputusan menjadi sponsor utama klub tersebut didasarkan pada pertimbangan bisnis yang matang.
Menurutnya, eksposur di kompetisi nasional akan membuat Bank Kalteng semakin dikenal, tidak hanya di Kalimantan Tengah tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. “Sebagai sponsor utama Adhyaksa Kalteng FC, tentu ini sesuatu yang luar biasa bagi Kalimantan Tengah. Klub ini bermain di level nasional, bahkan Super League merupakan kasta tertinggi kompetisi sepak bola di Indonesia,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis 2 Juli 2026.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan Bank Kalteng kepada masyarakat yang lebih luas. Selain memperkuat branding, langkah tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang pasar baru serta memperluas jejaring bisnis.
“Bagi Bank Kalteng, ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Bank Kalteng kepada masyarakat yang lebih luas. Pertama, dari sisi branding. Masyarakat akan semakin mengenal apa itu Bank Kalteng. Kedua, ini menjadi kesempatan bagi kami melakukan penetrasi pasar di luar Kalimantan Tengah. Artinya, brand Bank Kalteng semakin dikenal dan jejaring bisnis terbentuk secara lebih sistematis,” katanya.
Menurut Maslipansyah, meningkatnya pengenalan merek akan berdampak pada bertambahnya potensi nasabah dan peluang bisnis, sehingga mendukung target Bank Kalteng menjadi bank yang semakin kuat, modern, dan dipercaya masyarakat. Mengenai bentuk kerja sama, ia menjelaskan Bank Kalteng memberikan dukungan dalam bentuk sponsorship yang berlaku selama satu musim kompetisi.
Namun terkait nilai kerja sama, maslipansyah mengatakan hal tersebut tidak dapat dipublikasikan karena merupakan bagian dari kesepakatan kedua belah pihak. “Kerja sama kami dalam bentuk sponsorship. Regulasi memang mengatur seperti itu. Tentunya kerja sama ini bersifat take and give dan kami melihatnya dari kacamata bisnis,” ujarnya.
“Yang jelas nilainya cukup besar. Karena itu kami juga melakukan perhitungan secara matang. Setiap rupiah yang kami keluarkan harus kembali dalam bentuk bisnis. Paling tidak, menurut perhitungan saya, manfaatnya bisa 100 hingga 1.000 kali lipat,” tambahnya.
Selain aspek bisnis, Maslipansyah menegaskan Bank Kalteng juga memiliki tanggung jawab sebagai agen pembangunan daerah. Karena itu, dukungan terhadap Adhyaksa Kalteng FC juga merupakan bagian dari kontribusi dalam memajukan olahraga, khususnya sepak bola di Kalimantan Tengah.
“Bank Kalteng didirikan untuk masyarakat Kalimantan Tengah. Jadi kami bukan hanya menjalankan bisnis untuk mencari keuntungan, tetapi juga menjadi agen pembangunan,” ucapnya. Ia berharap kehadiran Adhyaksa Kalteng FC tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda melalui berbagai program pembinaan, seperti coaching clinic dan pengembangan talenta di Kalimantan Tengah.
“Kehadiran Adhyaksa Kalteng FC bukan hanya untuk mengikuti kompetisi atau berlatih di Kalimantan Tengah, tetapi juga membawa semangat baru melalui berbagai kegiatan, seperti coaching clinic dan pengembangan talenta-talenta muda pesepak bola Kalimantan Tengah. Saya pikir, hal-hal seperti itu merupakan kontribusi nyata Bank Kalteng dalam mendukung pembangunan olahraga di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.





















Discussion about this post