PALANGKA RAYA – Usai dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah Chandra Sari menegaskan akan terlebih dahulu mempelajari kondisi internal organisasi sebelum merumuskan berbagai program kerja ke depan.
Adiah menyampaikan, hingga saat ini dirinya belum dapat berbicara banyak terkait program maupun kebijakan yang akan dijalankan karena proses serah terima jabatan belum dilaksanakan.
“Karena baru selesai pelantikan, belum ada serah terima jabatan. Jadi saya juga belum mengetahui secara detail kondisi di sana. Insya Allah, mudah-mudahan pada hari Senin nanti dapat dilakukan serah terima jabatan dengan pejabat sebelumnya di Kantor Diskominfosantik,” ujar Adiah saat diwawancarai awak media usai pelantikan pejabat eselon II di Istana Isen Mulang, Rabu 8 Juli 2026
Meski demikian, Adiah memastikan program-program yang telah berjalan dan mendukung visi serta misi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran akan tetap dilanjutkan.
“Tentu program-program yang bersifat berkelanjutan dan mendukung visi serta misi Bapak Gubernur akan diteruskan. Untuk sementara, itu gambaran yang bisa saya sampaikan,” katanya.
Terkait program prioritas yang akan dijalankan selama memimpin Diskominfosantik, Adiah mengaku masih perlu mempelajari berbagai kondisi dan tantangan yang ada di lingkungan organisasi tersebut.
Menurutnya, amanah yang diberikan bukan sekadar jabatan, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Sebagaimana yang disampaikan Bapak Gubernur, jabatan ini bukanlah sebuah kebanggaan semata, melainkan jalan untuk mengabdi kepada masyarakat. Karena itu, amanah yang diberikan kepada kami tentu akan dijalankan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembahasan terkait program-program strategis baru akan dilakukan setelah dirinya mulai bertugas dan melakukan pemetaan terhadap kondisi Diskominfosantik secara menyeluruh.
“Untuk program-program lainnya, tentu saya perlu mempelajari lebih dahulu kondisi di Diskominfosantik setelah mulai bertugas dan melihat secara langsung situasi di sana. Setelah itu, barulah kita bisa berdiskusi lebih lanjut mengenai berbagai program yang akan dijalankan,” ujarnya.
Saat disinggung mengenai peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi dan penanganan wilayah blank spot di Kalimantan Tengah, Adiah menyebut persoalan tersebut berpotensi menjadi salah satu fokus utama yang akan mendapat perhatian. “Mudah-mudahan itu nanti akan menjadi salah satu prioritas kami juga,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)
Discussion about this post