PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari dari fraksi Nasdem meminta Pemerintah Kota untuk segera mempercepat pelaksanaan realisasi anggaran pasca disahkannya perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Menurutnya, percepatan ini penting agar dampak kebijakan fiskal bisa segera dirasakan oleh masyarakat secara nyata. “Semakin cepat anggaran dijalankan, semakin besar potensi untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Rana, Sabtu 9 Agustus 2025.
Dia menekankan bahwa pengelolaan anggaran harus dilakukan secara cermat dan terukur agar efektivitas penggunaannya dapat terlihat jelas. Rana juga menyoroti peningkatan struktur fiskal dalam perubahan APBD 2025, di mana pendapatan daerah ditargetkan naik menjadi Rp1,44 triliun dan belanja daerah menjadi Rp1,49 triliun.
“Kenaikan ini harus dibarengi dengan tata kelola anggaran yang profesional, transparan, dan fokus pada kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya. Rana kembali mengingatkan pentingnya prinsip money follow program dalam alokasi anggaran. Artinya, dana publik hanya boleh digunakan untuk program yang memiliki urgensi dan dampak konkret bagi masyarakat.
Dengan pendekatan ini, anggaran tidak akan terbuang pada kegiatan yang tidak relevan atau tidak produktif. Dia juga menekankan agar sektor belanja sosial dan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan anggaran. Kedua sektor tersebut dinilai paling strategis untuk mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Fraksi Nasdem juga mencatat masih lambatnya serapan anggaran di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Rana menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan fiskal bukan hanya dilihat dari tinggi rendahnya angka penyerapan, tetapi dari kualitas pemanfaatannya. “Yang utama adalah bagaimana realisasi anggaran itu berdampak. Harus efisien dan terukur untuk mempercepat pembangunan serta pelayanan publik,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post