• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, 24 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Data Lahan Transmigrasi Bermasalah, Ribuan Bidang Tanah di Kotim Masih Diverifikasi

Data Lahan Transmigrasi Bermasalah, Ribuan Bidang Tanah di Kotim Masih Diverifikasi

Selasa, 21 April 2026
in DPRD Kotawaringin Timur
A A
Foto:IST/MATA KALTENG - RDP Komisi I bersama eksekutif dan instansi terkait tentang pemetaan lahan di Kotim.

Foto:IST/MATA KALTENG - RDP Komisi I bersama eksekutif dan instansi terkait tentang pemetaan lahan di Kotim.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Angga Aditya Nugraha, menyoroti persoalan serius terkait data dan status kepemilikan lahan transmigrasi yang hingga kini masih memicu sengketa di sejumlah wilayah.

“Yang sering terjadi di lapangan adalah kebijakan transmigrasi ini sebenarnya untuk mobilisasi demografi, tetapi implementasinya belum tuntas. Banyak hak kepemilikan transmigran yang tidak terealisasi secara administrasi,” ujarnya, Selasa 21 April 2026.

Baca juga berita lainnya

Juliansyah Dorong Penguatan Pertanian Dapil 3 melalui Sinergi Tani Merdeka

APPSI Kalteng Diharapkan Jadi Jembatan Aspirasi Pedagang, DPRD Kotim Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Komisi II DPRD Kotim Dorong Tata Kelola Sampah Terintegrasi, Libatkan Swasta dan Perkuat Kajian Kebijakan

Golkar Beberkan 9 Rekomendasi Strategis untuk Pemkab Kotim, Termasuk DBH Sawit

Ia menjelaskan, permasalahan utama terletak pada ketidaksinkronan data antara sistem aplikasi dengan pencatatan resmi pertanahan. Dalam banyak kasus, lahan transmigrasi sudah tercatat di aplikasi, namun tidak terdaftar dalam basis data pertanahan atau belum terinput secara resmi di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Beberapa lahan sudah masuk di aplikasi, tapi tidak terdaftar di sistem BPN. Bahkan ada yang sudah memiliki sertifikat transmigrasi, tetapi tidak didaftarkan ulang ke BPN. Ini yang kemudian menimbulkan celah masalah,” jelasnya.

Kondisi tersebut diperparah ketika lahan yang sama didaftarkan oleh masyarakat lokal melalui Surat Keterangan Tanah (SKT) dan diakui oleh pemerintah daerah. Akibatnya, terjadi tumpang tindih klaim kepemilikan antara transmigran dan warga setempat.

“Ketika warga lokal mendaftarkan dan diakui pemerintah daerah, sementara data transmigran tidak sinkron, maka terjadilah sengketa. Ini benturan antara kebijakan pusat dan kondisi di daerah,” tegasnya.

Berdasarkan data yang disampaikan pihak BPN, saat ini terdapat sekitar 28.000 bidang tanah di Kotim yang masih dalam proses penyesuaian dan verifikasi. Proses ini dilakukan secara bertahap karena harus menyesuaikan data berbasis sistem aplikasi yang ditetapkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN.

“BPN menyampaikan ada sekitar 28 ribu bidang yang sedang diverifikasi. Mereka bekerja berdasarkan data aplikasi dari pusat, jadi memang prosesnya tidak bisa instan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, di lapangan terdapat dua sistem aplikasi yang digunakan, yang kerap menimbulkan perbedaan data. Perbedaan inilah yang kemudian menjadi tugas BPN untuk diverifikasi agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Sering terjadi perbedaan data antara aplikasi dengan kondisi nyata. Itu yang harus diverifikasi. Tapi untuk peta dasar sebenarnya tidak ada masalah, karena semua sudah berbasis sistem,” katanya.

Secara nasional, persoalan lahan transmigrasi memang menjadi salah satu isu klasik yang belum sepenuhnya terselesaikan. Program transmigrasi yang telah berjalan sejak era 1970-an awalnya bertujuan untuk pemerataan penduduk dan pembangunan wilayah baru, terutama di luar Pulau Jawa.

Namun dalam perjalanannya, banyak lokasi transmigrasi menghadapi persoalan legalitas lahan, konflik dengan masyarakat lokal, hingga ketidaktertiban administrasi pertanahan.

Kementerian ATR/BPN sendiri dalam beberapa tahun terakhir terus mendorong percepatan sertifikasi tanah, termasuk melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), guna meminimalisir konflik agraria. Meski demikian, di daerah seperti Kotim, persoalan lama yang belum terselesaikan membuat proses penataan data membutuhkan waktu lebih panjang.

Angga menegaskan, DPRD Kotim akan terus mendorong percepatan penyelesaian masalah tersebut, mengingat dampaknya cukup luas, baik bagi transmigran maupun masyarakat lokal.

“Ini harus segera diselesaikan, karena menyangkut kepastian hukum masyarakat. Kalau dibiarkan, konflik bisa terus berlanjut,” tegasnya.

Ia juga berharap adanya sinergi lebih kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan BPN dalam menyelesaikan persoalan ini, termasuk memastikan seluruh data lahan transmigrasi benar-benar terintegrasi dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Harapannya ke depan tidak ada lagi perbedaan data. Semua harus sinkron agar tidak menimbulkan sengketa baru,” tandasnya.

(dia/matakalteng)

Share2Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

DPRD Dorong Skema Khusus BBM Subsidi, Petani Diminta Tak Lagi Antre Umum

Next Post

Pelatihan Paralegal Digelar, Dorong Posbakum Desa Lebih Aktif Layani Masyarakat

Berita Terkait

DPRD Kotawaringin Timur

Juliansyah Dorong Penguatan Pertanian Dapil 3 melalui Sinergi Tani Merdeka

Rabu, 22 Juli 2026
DPRD Kotawaringin Timur

APPSI Kalteng Diharapkan Jadi Jembatan Aspirasi Pedagang, DPRD Kotim Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Selasa, 21 Juli 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Komisi II DPRD Kotim Dorong Tata Kelola Sampah Terintegrasi, Libatkan Swasta dan Perkuat Kajian Kebijakan

Kamis, 16 Juli 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Golkar Beberkan 9 Rekomendasi Strategis untuk Pemkab Kotim, Termasuk DBH Sawit

Rabu, 8 Juli 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Dewan Desak Pemkab Kotim Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kaji Ulang Penghapusan Belanja Hibah

Rabu, 8 Juli 2026
DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Dorong Optimalisasi Dana Bagi Hasil Sawit dan Percepatan Transformasi Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026
Load More
Next Post

Pelatihan Paralegal Digelar, Dorong Posbakum Desa Lebih Aktif Layani Masyarakat

Dorong Paralegal Jadi Garda Hukum Desa, Layanan Keadilan Diperkuat Hingga Pelosok

Penguatan Karakter Siswa Jadi Sorotan, Guru PAI Didorong Adaptif Hadapi Tantangan Digital

Kemarau Terpanas 30 Tahun, Bupati Minta Semua OPD Bergerak Antisipasi Bencana

Air Bersih Jadi Titik Rawan, Daerah Percepat Pembahasan APBD Perubahan Hadapi Kemarau Ekstrem

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

PAN Kotim Tancap Gas Usai Terima SK, Abdul Hafid Bidik Tambah Kursi DPRD dan Perkuat Ranting

Minggu, 19 Juli 2026

Kotim Siaga Ganda Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Dampaknya Mengancam Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 15 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK