SAMPIT – Stabilitas keamanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) selama rangkaian Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendapat sorotan positif dari DPRD. Kondisi daerah yang tetap aman dan tertib dinilai mencerminkan kesiapan aparat sekaligus kedewasaan masyarakat dalam menjaga ketertiban bersama.
Ketua DPRD Kotim Rimbun menegaskan bahwa situasi kondusif tersebut tidak hadir secara kebetulan, melainkan hasil sinergi kuat antara Polres Kotim, TNI, dan pemerintah daerah.
“Pengamanan Nataru berjalan sangat baik. Ibadah Natal berlangsung khusyuk, aktivitas masyarakat aman, lalu lintas terkendali, dan malam pergantian tahun berjalan tertib,” ujarnya, Senin 5 Januari 2026.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan ini patut dijadikan standar dalam setiap agenda besar daerah, karena rasa aman menjadi fondasi penting bagi kehidupan sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ia menilai, kehadiran aparat di lapangan mampu memberi rasa nyaman, terutama bagi umat Kristiani yang merayakan Natal.
“Menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan partisipasi warga, suasana damai dan harmonis di Kotim diyakini dapat terus terpelihara, bahkan di luar momentum hari besar,”ujarnya.
Sementara itu, dukungan pengamanan juga diperkuat melalui kesiapan layanan transportasi. Pemerintah daerah sebelumnya menyiapkan sejumlah posko Nataru di titik-titik strategis untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun, baik jalur darat, laut, maupun udara.
Kepala Dinas Perhubungan Kotim Raihansyah menyampaikan bahwa layanan angkutan Nataru dilaksanakan secara terpadu bersama Polri, TNI, Basarnas, Polairud, dan instansi terkait lainnya. Posko ditempatkan di terminal, pelabuhan, bandara, hingga jalur rawan kepadatan sebagai langkah antisipatif.
Keberhasilan pengamanan Nataru 2025–2026 ini diharapkan menjadi modal penting bagi Kotim dalam menghadapi agenda-agenda besar daerah ke depan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah dan aparat keamanan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post