SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur Rudianur mendorong, agar pemerintah memperhatikan daerah yang selama ini menjadi lumbung padi yaitu daerah Selatan Kotim
“Khususnya untuk pengairan sawah di wilayah selatan agar segera dibenahi, sehingga produksi pertaniannya terus meningkat,”ujarnya, Jumat 6 September 2024.
Lanjutnya, hal itu harus dilaksanakan secara berkelanjutan, apalagi program pertanian di wilayah Selatan pernah dikunjungi Presiden RI Joko Widodo.
“Terutama seperti sekarang ini, hujan sebenatar saja sudah banjir. Ini perlu perhatian serius agar bisa ditangani. Khususnya kawasan selatan meliputi kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut dan Teluk Sampit yang merupakan kawasan lumbung padi,”tegasnya.
Terutama kata Rudianur, di Desa Lampuyang yang terdapat areal sawah paling luas dan produktif. Sejauh ini di lokasi tersebut, Pemkab Kotim membangun tempat pengeringan gabah.
Selain itu juga sedang dibangun pabrik penggilingan padi atau rice milling plant (RMP) berskala besar dari bantuan pemerintah Provinsi Kalteng.
“Tentu kita menyambut baik pembangunan sarana tersebut, namun kita ingatkan bahwa pembenahan dalam proses penanaman hingga panen juga sangat penting untuk diperhatikan,”ungkapnya.
Yaitu seperti pembenahan dan peningkatan irigasi akan berdampak positif terhadap peningkatan produksi padi. Setidaknya, kerugian petani akibat padi dilanda banjir diharapkan bisa dihindari jika pengairan sudah terkelola dengan baik dan optimal.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post