SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Riskon Fabiansyah menyampaikan, masih banyak jalan di kota Sampit yang minim penerangan. Sebagai salah satu contoh yaitu di Jalan Pramuka yang ada di kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
“Bahkan di sepanjang jalan itu tidak terdapat adanya penerangan jalan umum, hanya ada penerangan seadanya dari rumah warga itu pun tidak memadai untuk menerangi kondisi jalan pada malam hari,”ujarnya, Jumat 6 September 2024.
Ditambah lagi kata Riskon, kondisi jalan yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah membuat perjalanan pada malam hari di Jalan Pramuka ini cukup berbahaya. Karena tidak jarang ada yang mengalami kecelakaan lantaran tidak melihat kondisi jalan yang rusak akibat minimnya penerangan.
“Hal ini sudah seharusnya menjadi perhatian pemerintah agar tidak hanya berfokus pada jalan yang berada di dalam kota saja. Padahal kondisi kerusakan di Jalan Pramuka ini sudah berlangsung cukup lama bahkan sempat viral adanya jambret di jalan Ini, hal itu tentu karena faktor adanya kesempatan di jalan gelap,”tegasnya.
Tambahnya, saat ini penerangan jalan di Sampit sudah meningkat, namun ada beberapa ruas jalan yang penerangannya masih minim. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena suasana gelap sangat rawan terjadi kriminalitas, seperti jambret, begal atau pelecehan seksual.
Menurutnya, apabila jalanan dalam kondisi terang maka pelaku kejahatan tidak bisa leluasa menjalankan aksinya. Penerangan juga dibutuhkan agar masyarakat yang bekerja atau beraktivitas di malam hari bisa tetap merasa aman dan nyaman.
“Jangan sampai ada ketimpangan antara gemerlapnya penerangan di lokasi-lokasi wisata dengan jalan umum lainnya, yang justru banyak dilewati masyarakat saat malam hari,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post