SAMPIT – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Tahun Anggaran 2025 terealisasi sebesar Rp377,7 miliar atau 77,28 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp488,8 miliar.
Capaian tersebut disampaikan Bupati Kotim Halikinnor saat menyampaikan pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kotim, Senin, 22 Juni 2026.
“Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp377.726.169.579,31 atau sebesar 77,28 persen dari target sebesar Rp488.800.000.000,” kata Halikinnor, Senin 22 Juni 2026.
Meski belum mencapai target, PAD tetap menjadi salah satu sumber penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Kotim terus berupaya meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan yang dimiliki daerah.
Berdasarkan rincian yang disampaikan, penerimaan pajak daerah terealisasi sebesar Rp183,1 miliar atau 59,33 persen dari target Rp308,6 miliar. Sementara retribusi daerah justru mencatat capaian yang sangat tinggi dengan realisasi Rp154,1 miliar atau 895,66 persen dari target sebesar Rp17,2 miliar.
Selain itu, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mencapai Rp4,9 miliar atau 96,66 persen dari target Rp5,07 miliar. Sedangkan lain-lain PAD yang sah terealisasi sebesar Rp35,5 miliar atau 22,49 persen dari target Rp157,8 miliar.
Halikinnor mengatakan, lahirnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal.
“Diharapkan dapat membawa pemerataan kemampuan keuangan daerah dengan mendorong optimalisasi kemampuan daerah dalam menggali PAD dan perbaikan pengelolaan belanja daerah berdasarkan sumber dananya,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan PAD menjadi salah satu faktor penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat sekaligus memperkuat kemampuan daerah dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan publik.
Secara keseluruhan, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Kotim pada 2025 mencapai Rp2,060 triliun atau 92,76 persen dari target sebesar Rp2,221 triliun.
(dia/matakalteng)

















Discussion about this post