SAMPIT – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi tuan rumah Gebyar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Wilayah Barat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2024. Acara ini dihadiri lebih dari 50 % dari target 5.000 UMKM dari wilayah barat Kalteng.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung kemajuan sektor UMKM yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalteng atas dukungan yang tak henti-hentinya diberikan kepada pengembangan UMKM di provinsi ini,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Jumat, 6 September 2024.
Gebyar UMKM ini digelar di dua titik untuk pembukaan difokuskan di Taman Kota Sampit sementara untuk pameran produk unggulan wilayah barat, termasuk Kotim, Kobar, Sukamar, dan Seruyan, serta produk-produk lokal lainnya di City Mall.
Gebyar UMKM ini bukan hanya sekadar pertemuan para pelaku UMKM, tetapi juga menjadi wadah edukasi dan literasi bagi mereka. Narasumber yang dihadirkan berasal dari OJK, perbankan, dan motivator, yaitu Prof Ibnu.
“Atas arahan Bapak Gubernur Kalteng , kita terus berinovasi dan memperkuat daya saing produk-produk unggulan daerah kita di pasar yang lebih luas,” tambah Halikinnor.
Bupati Kotim juga mengapresiasi peran Ketua TP PKK Provinsi Kalteng dan Wakil Gubernur Kalteng dalam memajukan UMKM melalui program pemberdayaan ekonomi keluarga dan komunitas. Ia yakin kolaborasi seperti ini akan membawa UMKM Kalimantan Tengah semakin maju dan berdaya saing.
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng Nohani mengatakan Gebyar UMKM adalah mempertemukan para pelaku UMKM dari wilayah barat Kalteng termasuk Kotim, Kobar, Sukamar, dan Seruyan.
Selain seremonial pertemuan, kegiatan ini juga diisi dengan sesi edukasi dan literasi bagi UMKM. Para pelaku UMKM mendapat kesempatan untuk belajar dari narasumber yang kompeten, yaitu dari OJK, perbankan, dan motivator.
“Acara ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pelaku UMKM,” ujarnya.
Gebyar UMKM juga akan dimeriahkan dengan gelar produk unggulan yang dipusatkan di City Mall. Produk-produk unggulan wilayah barat, termasuk kerajinan tangan, kuliner, dan produk-produk lokal lainnya, akan dipamerkan dan dijual kepada masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu para pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka dan meningkatkan daya saing mereka di pasaran,” tambahnya.
Tahun ini, Kotim menjadi tuan rumah Gebyar UMKM Wilayah Barat. Tahun lalu, kegiatan ini diselenggarakan di Pangkalan Bun, dan akan dilanjutkan di wilayah tengah yaitu Kabupaten Kapuas pada 11-13 September 2024.
Target peserta Gebyar UMKM kali ini adalah 5.000 UMKM. Diungkap peserta yang hadir lebih dari 50% dari target tersebu. Dengan terselenggaranya Gebyar UMKM Wilayah Barat ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan daya saing produk lokal dan memperkuat peran UMKM dalam membangun ekonomi daerah.
“Kami juga memberikan bantuan produktif bagi UMKM yang sudah terdaftar. Berdasarkan data kami, sebanyak 15.000 UMKM dari total 164.631 UMKM di Kalimantan Tengah telah mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 per orang.” demikian ungkapnya.
(dev/matakalteng)



















Discussion about this post