SAMPIT – Terkait dengan Penambahan Penyertaan Modal kepada PT. Bank Kalimantan Tengah (Kalteng), Ketua Fraksi Golkar DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Nadie mengatakan, memiliki semangat yang sama yaitu kebijakan investasi dapat dilakukan sepanjang, memberi manfaat bagi pendapatan daerah.
“Hal itu tidak masalah jika tidak mengganggu peningkatan kesejahteraan dan atau pelayanan masyarakat. Serta tidak mengganggu likuiditas keuangan daerah,” kata Nadie, Minggu 15 Agustus 2021.
Untuk itu ujarnya, sebagai bagian dari penyerta modal Bank Kalteng, Pemda Kotim perlu mendorong kebermanfaatan Bank Kalteng untuk kesejahteraan rakyat husunya Kotim.
“Fraksi Golkar mendorong Bank Kalteng untuk menjadi Bank yang kompetitif, kuat dan kontributif bagi Pembangunan Daerah. Terlebih lagi dimasa pandemik saat ini, wujud nyata Bank Kalteng dalam pemulihan ekonomi masyarakat sangat diharapkan perannya dalam menggerakkan sektor usaha sehingga ekonomi masyarakat dapat berdaya,” tegasnya.
Menurutnya, Bank Kalteng perlu bertransformasi untuk membenahi berbagai kelemahan internal manajemen secara terstruktur guna memperkuat fondasi organisasi agar mampu tumbuh dan bersaing dengan perbankan lainnya dan dapat berperan dalam perekonomian daerah ke depan.
“Dalam pengamatan kami dalam konteks manajemen pengelolaan paling tidak ada ada empat hal yang perlu didorong guna transformasi kedepan yaitu, Inovasi Pengembangan Produk, Pelayanan, pembenahan SDM dan strategi pemasasmran dan jaringan yang baik,” imbuhnya.
Nadie berharap, hal ini dapat menjadi perhatian pemerintah daerah yang dapat disampaikan ke Bank Kalteng, terutama pada saat RUPS nantinya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post