• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Curanmor Merebah, Rakyat Makin Gelisah

Curanmor Merebah, Rakyat Makin Gelisah

Senin, 24 November 2025
in Opini
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Rasidah, ST ***

Ditengah kesulitan ekonomi datanglah musuh yang tak terduga, curanmor. Kejahatan ini makin merajalela, membuat rakyat merasa tidak aman dan gelisah. Apa yang harus dilakukan?

Baca juga berita lainnya

Kekerasan Seksual Verbal, Cermin Kerusakan Sistem Sosial

Ratusan Nelayan Belawan Unjuk Rasa, Tolong Peka Wahai Penguasa!

MBG Berulang, Alarm Kelalaian Negara?

Gagalnya Sistem Kapitalisme, Menciptakan Pendidikan yang Suram

Dilansir dari katakata.co.id, 09-11-2025 Terjadi pencurian motor matic merah kesayangan Lina pada Selasa (4/11/2025) dini hari. Di lihat rekaman CCTV menunjukkan sosok pria berjaket hitam dengan hoodie menutupi wajah. Pencuri mendekati dua motor yang terparkir di depan salon, lalu membawa salah satunya kabur tanpa suara sedikit pun. Gerakannya tenang, menunjukkan sudah berpengalaman.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus pencurian kendaraan bermotor yang marak terjadi di Sampit dalam beberapa bulan terakhir. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama di malam hari, dengan menambah kunci ganda atau memindahkan kendaraan ke tempat lebih aman.

Mengapa Pencurian Kian Merebah?

Tingginya kejahatan tidak bisa terlepas dari motif ekonomi. Harga kebutuhan cenderung semakin naik, sehingga penghasilan tidak mampu mencukupi kebutuhan. Ditambah susahnya cari lapangan pekerjaan bagi para ayah dan banyak pabrik yang terpaksa mem-PHK banyak karyawannya beberapa waktu belakangan ini. Kondisi tersebut makin menstimulus orang-orang melakukan kejahatan.

Sistem pemerintahan yang kapitalistik ini menyerahkan seluruh urusan rakyat kepada individu atau swasta. Sehingga, masyarakat merasa berat, tidak mampu memenuhi kebutuhan akhirnya dengan gelap melakukan kejahatan. Sanksi peradilan disistem ini juga tidak akan menjerakan sehingga pelaku kejahatan akan terus bertambah. Apalagi pelaku memiki uang yang banyak atau jabatan yang tinggi, maka tumpullah hukum yang menindaknya.

Selain negara yang menganut sistem kapitalistik, penyebab utama seseorang mudah terjerumus ke dalam kejahatan ialah lemahnya keimanan. Walau kondisi ekonomi seseorang sulit, bila hati dipenuhi iman dan ketakwaan, ia akan tetap bersabar, berusaha sesuai aturan Allah, dan menjauhi perbuatan yang dilarang. Situasi ini muncul karena sistem pendidikan sekuler masa kini tidak cukup mendukung penanaman nilai‑nilai keagamaan. Agama hanya ditempatkan pada ibadah ritual semata, sedangkan kehidupan umat disetir oleh aturan buatan manusia yang lemah.

Akhirnya, banyak orang tidak lagi menyadari tujuan sebenarnya penciptaan manusia, yakni sebagai hamba yang diciptakan untuk menyembah Allah. Mereka cenderung mengejar kemewahan dunia karena menganggap kebahagiaan terletak pada pemuasan kebutuhan fisik. Hal ini memicu peningkatan kejahatan, sebab seseorang merasa puas memiliki harta meskipun cara memperolehnya melanggar syariat.

Sistem Kehidupan Dalam Islam

Islam memiliki cara hidup yang khas, yang didasarkan pada akidah. Dari kecil, orang‑orang Muslim diajarkan bahwa agama adalah satu‑satunya jalan keselamatan, dan tujuan utama hidup mereka adalah beribadah kepada Allah. Karena itu, setiap tindakan diukur dengan keridhaan‑Nya serta standar halal‑haram. Pemahaman ini memperkuat keimanan, umat akhirnya lebih banyak melakukan amal kebaikan dan menjauhi perbuatan yang sia‑sia atau mendatangkan murka Allah. Kontrol internal semacam ini secara alami mengurangi potensi kejahatan.

Selain itu, pemerintahan Islam menempatkan rakyat sebagai prioritas utama. Pemimpin berfungsi sebagai pengurus dan pelindung, yang wajib menjamin kebutuhan dasar setiap warga. Sistem peradilan Islam juga menerapkan hukuman yang tegas misalnya potong tangan bagi pencuri dengan tujuan menurunkan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman.

Keberhasilan semua ini bertumpu pada tiga pilar yaitu ketakwaan individu, pengawasan sosial, dan negara yang berperan sebagai penjaga. Negara menjadi aktor utama dalam menyelesaikan masalah, termasuk pemberantasan kejahatan, serta menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dan rasa aman bagi seluruh umat.

Sungguh, kejahatan seperti pencurian motor akan terus terjadi selama sistem kehidupan sekuler dan sistem pemerintahan kapitalistik masih bercokol di negeri ini. Membuangnya dan menggantinya dengan sistem kehidupan Islam adalah perkara yang wajib dan urgen dilakukan. Wallahua’lam.

(Penulis merupakan aktivis dakwah di Kabupaten Kotawaringin Timur)

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Krisis Gagalnya Program Strategis Pangan

Next Post

Pencarian Lansia di Sungai Rangkang Terkendala Pasang Surut, BPBD: Unit Aman Hanya RIB SAR Sampit

Berita Terkait

Opini

Kekerasan Seksual Verbal, Cermin Kerusakan Sistem Sosial

Jumat, 24 April 2026
Opini

Ratusan Nelayan Belawan Unjuk Rasa, Tolong Peka Wahai Penguasa!

Minggu, 8 Maret 2026
Opini

MBG Berulang, Alarm Kelalaian Negara?

Minggu, 22 Februari 2026
Opini

Gagalnya Sistem Kapitalisme, Menciptakan Pendidikan yang Suram

Sabtu, 14 Februari 2026
Opini

Menimbang Arah Diplomasi Perdamaian dan Keberpihakan Kemanusiaan

Senin, 9 Februari 2026
Opini

Ketimpangan Global: Wajah Nyata Kegagalan Kapitalisme

Minggu, 18 Januari 2026
Load More
Next Post

Pencarian Lansia di Sungai Rangkang Terkendala Pasang Surut, BPBD: Unit Aman Hanya RIB SAR Sampit

PLN UP2K Paparkan Roadmap Lisdes 2025, 12 Desa di Kotim Siap Nikmati Listrik Baru

Desa Kapuk dan Pantap Jadi Prioritas Listrik 2026, Dua Desa Lain Menyusul Tahap II

Pemda Kotim Pastikan Izin Tower PLN di Pulau Hanaut Tak Bermasalah, DPRD Desak Pembangunan Segera Dimulai

Rakor Data Terpilah Gender dan Anak, Sekda Kapuas Tekankan Hal ini…

Rakor Data Terpilah Gender dan Anak, Sekda Kapuas Tekankan Hal ini...

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK