SAMPIT – Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman KM 21, tepatnya di kawasan Jembatan Sei Lenggana, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai menunjukkan kelancaran pada Rabu malam, 6 Agustus 2025, meskipun masih ada antrean kendaraan dari arah tertentu.
Sebelumnya, pada Selasa, 5 Agustus 2025 malam hingga dini hari, kemacetan parah terjadi akibat penutupan sementara jembatan alternatif yang digunakan selama proses perbaikan lantai jalur jembatan utama.
Penutupan yang dilakukan mulai pukul 22.00 WIB hingga 01.00 WIB itu membuat ribuan kendaraan dari dua arah, yakni Sampit menuju Pangkalan Bun dan sebaliknya, tidak dapat melintas dan menumpuk di jalan. Kemacetan bahkan menjalar hingga lebih dari lima kilometer, tepatnya dari KM 21 hingga KM 16.
Kondisi tersebut memaksa sejumlah sopir truk dan kendaraan pribadi harus beristirahat di pinggir jalan, bahkan ada yang tertidur di atas aspal lantaran kelelahan menunggu antrean yang tak kunjung bergerak.
Namun demikian, pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB, sistem buka-tutup jalur kembali diberlakukan, memungkinkan kendaraan melintas secara bergantian. Hal ini langsung berdampak pada perbaikan kondisi lalu lintas yang sebelumnya lumpuh total.
Pada Rabu malam, sekitar pukul 21.00 WIB, Bripka Kasim, anggota Satlantas Polres Kotim, memberikan laporan langsung dari lokasi terkait situasi terbaru arus kendaraan.
“Kami dari pihak Satlantas Polres Kotawaringin Timur saat ini sedang melakukan pengaturan dan penjagaan di Jembatan Sei Lenggana. Dari arah Pangkalan Bun menuju Sampit, lalu lintas terpantau ramai lancar. Sementara dari arah sebaliknya, yakni Sampit ke Pangkalan Bun, masih terdapat antrean, namun kendaraan tetap bergerak,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
“Kami mohon kepada pengguna jalan untuk bersabar dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan. Proses buka-tutup ini tetap kami lakukan,” tambahnya.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post