PALANGKA RAYA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun terus berupaya meningkatkan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas menjelang pemilihan umum (pemilu) mendatang.
Kepala Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun, Doni Handriansyah mengatakan, jika sejumlah razia dan inspeksimendadak (sidak) ke kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) rutin dilaksanakan.
“Adapun yang menjadi fokus dalam razia yaitu barang-barang yang dilarang seperti, Handphone, pungutan liar dan narkoba, serta benda-benda terlarang lainnya,” katanya, Jumat, 12 Januari 2024.
Ia menambahkan, selain razia, pihaknya juga mensosialisaikan dengan memberikan edukasi serta pemahaman terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga binaan.
“Seluruh warga binanan yang sedang menjalani proses pembinaan di Lapas harus mentaati aturan. Apabila ada yang melanggar maka akan diberi sanksi tegas sesuai aturan yang ada. Terlebih saat ini menjelang pemilu, seluruh WBP wajib menjaga keamanan, untuk kenyamanan bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut Doni Handriansyah mengatakan, jika potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas juga menjadi perhatian khusus dalam razia tersebut, seperti upaya kelompok atau orang tertentu yang ingin mengganggu stabilitas di dalam lapas selama pelaksanaan pemilu 2024.
Selain itu, adapun ancaman lain yang juga harus diwaspadai yakni terkait dengan informasi yang beredar di media sosial. Petugas pengamanan lapas ditekankan untuk menjaga netralitas pemilu dan memastikan kebenaran informasi yang beredar di sosial media tersebut agar tidak terjadi gangguan kamtib di lapas.
“Tidak hanya itu, kami juga terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar petugas pengamanan lapas, serta membangun sinergitas antar pengawas pemilu, partai politik serta lembaga terkait lainnya,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post