PALANGKA RAYA – Wilayah Kalimantan Tengah saat ini tengah memasuki musim hujan, bersamaan dengan itu sejumlah wilayah mulai di terdampak banjir. Di Kalimantan Tengah, hingga saat ini baru empat kabupaten yang melaporkan terjadinya banjir.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Thoyib, mengatakan bahwa empat kabupaten, yaitu Barito Selatan dan Murung Raya, Sukamara, dan Lamandau yang melaporkan adanya banjir.
“Sedangkan Barito Timur, Kotawaringin Timur, dan Kotawaringin Barat masih belum menyampaikan laporan,” ujarnya, Jumat, 12 Januari 2024.
Menambahkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Alpius Patanan menyebutkan terdapat sejumlah desa dan fasilitas publik yang terdampak banjir. Di Kabupaten Barito Selatan, banjir menggenangi tujuh desa, tiga rumah ibadah, tiga sarana pendidikan, tiga gedung pemerintah, dan delapan jembatan. Banjir ini membuat 810 jiwa dari 179 KK terdampak.
Kemudian, di Murung Raya, banjir menggenangi tiga desa di satu kecamatan. Di Sukamara, banjir menggenangi dua desa di satu kecamatan, membuat 170 warga terdampak. Terakhir, di Lamandau, banjir menggenangi satu desa di satu kecamatan, membuat 23 warga terdampak.
“Meskipun pengawasan tetap dilaksanakan, namun jika diperlukan tim dan peralatan akan diterjunkan ke lokasi banjir,” sebutnya.
Hal ini menunjukkan bahwa respons yang cepat dan koordinasi yang baik sangat penting dalam penanganan banjir. Dalam situasi bencana seperti ini, kontribusi dari semua pihak menjadi kunci dalam mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan. Pemerintah daerah bersama-sama dengan BPBPK dan organisasi masyarakat, baik skala lokal maupun nasional, harus menentukan prioritas, mempersiapkan persediaan makanan dan obat-obatan, serta mengirimkan alat bantu pertolongan pertama ke lokasi-lokasi terdampak.
“Masyarakat setempat juga harus tetap waspada dan tidak mempermainkan situasi. Semoga kita dapat melewati musim hujan yang ekstrem ini tanpa adanya korban jiwa,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post