PALANGKA RAYA – Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Tengah menyebut proses rekrutmen manajer Koperasi Desa Merah Putih sepenuhnya ditangani pemerintah pusat, sementara daerah masih menunggu informasi lanjutan terkait kuota dan penempatan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Rahmawati, mengatakan pihaknya baru menerima informasi awal terkait pembukaan lowongan tersebut. “Kita kan baru dapat informasi juga minggu kemarin bahwa dari Kementerian Koperasi membuka lowongan manajer koperasi,” ujarnya saat diwawancarai awak media, selasa 28 April 2026.
Ia menjelaskan, peran manajer koperasi yang direkrut nantinya tidak jauh berbeda dengan fungsi business analyst (BA) maupun project management officer (PMO) yang sudah ada, namun akan diperkuat melalui pelatihan sebelum ditempatkan.
“Sebenarnya manajer kooperasi ini fungsinya tidak terlalu jauh berbeda dengan BA dan PMO yang sudah ada. Tetapi mereka mungkin akan lebih dilatih dulu sebelum masuk ke kooperasi Desa Merah Putih,” jelasnya.
Menurut Rahmawati, para peserta yang lolos seleksi akan menjalani pembinaan melalui pihak ketiga sebelum ditempatkan di koperasi desa di seluruh Indonesia. “Setelah dididik, nanti dimasukkan ke koperasi Desa Merah Putih yang ada di seluruh Indonesia,” katanya.
Terkait kuota untuk Kalimantan Tengah, ia menyebut hingga saat ini belum ada pembagian khusus dari pusat karena rekrutmen masih berskala nasional. “Untuk kuota sendiri kita belum dapat informasi, karena ini kan pendaftarannya secara umum dan masih berbicara secara nasional 30 ribu,” ujarnya.
Meski demikian, ia memastikan tenaga yang terpilih nantinya akan ditempatkan di koperasi desa, termasuk di wilayah Kalteng, guna memperkuat operasional kelembagaan tersebut. “Target dari pemerintah pusat supaya nanti Koperasi Merah Putih ini bisa segera beroperasional dengan baik karena memiliki manajer,” katanya.
Rahmawati menegaskan, pemerintah daerah tidak terlibat dalam proses seleksi. Seluruh tahapan, mulai dari rekrutmen hingga penetapan peserta, menjadi kewenangan Kementerian Koperasi. “Kalau proses rekrutmennya, seleksinya sampai dengan nanti kelulusan semua ditangani oleh Kementerian Koperasi,” tegasnya.
Ia berharap peluang ini dapat dimanfaatkan oleh generasi muda di Kalimantan Tengah untuk ikut terlibat dalam penguatan ekonomi desa. “Saya berharap yang mendaftar itu anak muda kita yang punya potensi, sehingga bisa menggerakkan perekonomian di desa. Saya yakin anak muda di Kalteng ini mampu dan menguasai medannya masing-masing,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post