PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi menyoroti pentingnya kelancaran pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Menurutnya, pelaksanaan penerimaan siswa baru harus berjalan baik agar tidak menimbulkan kendala bagi masyarakat.
Hasan mengatakan berbagai persoalan masih kerap terjadi saat proses penerimaan peserta didik baru berlangsung. Kondisi itu, katanya, sering dialami baik oleh orang tua maupun pihak sekolah.“Dulu sering kita menyaksikan ketika penerimaan peserta didik baru, baik orang tua maupun pihak sekolah masih menghadapi berbagai kendala,” katanya, Selasa 28 April 2026.
Ia menilai perubahan kebijakan dalam sistem penerimaan siswa kerap terjadi seiring pergantian aturan di tingkat kementerian. Perubahan tersebut, ujarnya, terkadang berdampak langsung terhadap proses pelaksanaan di lapangan. “Hampir setiap pergantian kebijakan, selalu ada aturan baru, dan ketika diimplementasikan justru bisa menjadi kendala bagi masyarakat,” ujarnya.
Politisi Partai Golkar itu berharap kebijakan baru yang diterapkan saat ini benar-benar mampu memberikan solusi. Menurutnya, sistem yang dijalankan jangan sampai menambah persoalan baru bagi orang tua maupun calon peserta didik. “Kami berharap penerimaan siswa baru ini bisa dijalankan dengan baik, implementasinya juga bagus, dan bisa memberikan kemudahan bagi murid serta orang tua,” ucapnya.
Hasan menegaskan keberhasilan SPMB tidak hanya terletak pada konsep kebijakan semata. Pelaksanaan di lapangan, katanya, juga harus efektif dan tidak membingungkan masyarakat. “Jangan sampai ketika ada kebijakan baru, saat diimplementasikan justru menjadi masalah,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar akses dalam proses penerimaan siswa baru dibuka seluas-luasnya. Dengan begitu, ujarnya, seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang adil untuk mendapatkan pendidikan di sekolah yang diinginkan. “Harapan saya sistem ini bisa memberikan kemudahan dan kelancaran bagi siswa maupun orang tua yang ingin bersekolah di tempat yang diinginkan,” tuturnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post