PALANGKA RAYA – Penyaluran bantuan pangan di Kalimantan Tengah dipastikan berlanjut hingga Mei 2026, setelah sebelumnya mengalami kendala teknis pada periode awal distribusi. Perpanjangan ini dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara optimal kepada masyarakat penerima.
Kepala Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah, Erwin Budiana, menyampaikan bahwa Bulog kembali dipercaya oleh Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan bantuan pangan periode Februari–Maret yang kemudian diperpanjang hingga akhir Mei.
“Awalnya penyaluran Februari–Maret, tetapi karena ada sedikit kendala, diperpanjang sampai dengan Mei, dengan target selesai di akhir Mei,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu 8 April 2026. Dia menjelaskan, jumlah penerima bantuan di Kalimantan Tengah mencapai sekitar 205 ribu orang. Bantuan tersebut jika dikonversikan terdiri dari 4.100 ton beras dan 800 ribu liter minyak goreng.
Menurutnya, dari sisi ketersediaan, stok komoditas berada dalam kondisi aman. Saat ini, Bulog Kalteng memiliki cadangan beras sekitar 18.000 ton, jauh di atas kebutuhan penyaluran bantuan. “Kalau dibandingkan dengan kebutuhan bantuan 4.100 ton, stok kita sangat mencukupi. Tinggal kita salurkan sesuai rencana yang sudah disusun,” jelasnya.
Dia menegaskan, dengan ketersediaan stok yang memadai serta perencanaan distribusi yang telah disiapkan, penyaluran bantuan pangan di Kalimantan Tengah optimistis dapat diselesaikan sesuai target. “Insya Allah penyaluran bantuan beras dan minyak ini akan selesai pada bulan Mei,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)





















Discussion about this post