PALANGKA RAYA – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menegaskan bahwa Posyandu kini telah bertransformasi jauh dari peran awalnya. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Suka Maju di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.
Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan implementasi New Era Posyandu yang mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai landasan pemberian layanan dasar kepada masyarakat secara holistik, terintegrasi, dan berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, Aisyah didampingi oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Pulang Pisau, Hj. Hasanah Rifa’i, serta sejumlah pejabat dari tingkat provinsi dan kabupaten, termasuk Camat Kahayan Tengah dan Kepala Desa Tuwung.
“Transformasi Posyandu bukan lagi sekadar soal imunisasi atau timbang bayi. Kini Posyandu hadir sebagai pusat layanan holistik yang mencakup kesehatan, gizi, pendidikan, dan kesejahteraan sosial masyarakat. Ini hanya akan berhasil jika didukung dengan komitmen dan kolaborasi lintas sektor,” ujar Aisyah, Rabu 18 Juni 2025.
Ia menambahkan bahwa penguatan Posyandu merupakan bagian nyata dari visi Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, untuk membangun daerah dari tingkat desa. Sebagai bentuk konkret dukungan Pemerintah Provinsi, dalam kesempatan itu diserahkan berbagai bantuan kepada masyarakat Desa Tuwung.
Bantuan tersebut meliputi alat pendidikan, peralatan sanitasi dan kesehatan, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dana program renovasi rumah tidak layak huni senilai Rp 30 juta per kepala keluarga, serta paket sembako bagi warga prasejahtera. Aisyah juga menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu atas peran aktif mereka dan menekankan bahwa keberhasilan transformasi Posyandu sangat bergantung pada kapasitas dan dedikasi mereka.
Kepala Desa Tuwung dalam laporannya menjelaskan bahwa desa yang berpenduduk 788 jiwa ini memiliki anggaran sosial dasar sebesar Rp178 juta, dan telah memiliki satu Puskesdes dan satu Posyandu yang aktif sejak 1995. Kini, Posyandu Suka Maju telah berkembang menjadi Posyandu Mandiri Holistik Integratif yang menempati bangunan permanen milik desa.
Posyandu ini juga dikenal inovatif, dengan program-program unggulan seperti Sertifikat “Lulus ASI Eksklusif” bagi ibu menyusui selama enam bulan dan program rutin Bantuan Makanan Tambahan (BMT) untuk balita, ibu hamil, menyusui, dan lansia. Ketua TP-PKK Kabupaten Pulang Pisau, Hj. Hasanah Rifa’i, menyatakan komitmennya untuk mengembangkan Posyandu berbasis enam SPM di seluruh desa di wilayahnya.
“Kami siap mendampingi dan mendorong penguatan Posyandu di seluruh desa. Namun tentu kami juga berharap dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi,” ujarnya. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan desa yang sehat, cerdas, dan mandiri, dengan Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan dasar masyarakat.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post