Pemkab Barsel Kaji Banding ke Kotim, Belajar Inovasi Pajak dan Tata Kelola Pemerintahan

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu 18 Juni 2025. Rombongan yang dipimpin Wakil Bupati Barsel Khristianto Yudha ini fokus belajar sistem alat pemantau transaksi pajak daerah serta pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD) dan tata kelola pemerintahan secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, Khristianto menyebut Kotim sebagai daerah yang maju dan layak dijadikan rujukan. Ia menyoroti kemajuan infrastruktur serta manajemen pemerintahan yang stabil sebagai salah satu alasan utama memilih Kotim sebagai lokasi kaji banding.

Baca juga berita lainnya

“Memang Sampit ini luar biasa. Karena itu, inilah pilihan kami. Pemerintahan kami saat ini masih belum normal. Bapenda kami baru terbentuk dan sebagian besar pejabatnya masih Plt. Sementara di sini, Kotim sudah punya pelabuhan laut, jalan lintas, bandara, dan perkebunannya juga luar biasa,” ungkapnya.

Ia berharap kaji banding ini bukan hanya kunjungan singkat, melainkan menjadi awal dari hubungan kerja sama yang lebih erat.

“Kami ingin ini berkelanjutan, bukan cuma hari ini datang belajar lalu pulang. Saya ingin membuka komunikasi lebih lanjut karena kami juga punya hubungan baik, Pak Bupati kami itu sepupu dari Pak Bupati Kotim. Jadi kami memang dipersilakan belajar ke sini,” katanya di hadapan jajaran Pemkab Kotim.

Menurutnya, banyak pengalaman yang dapat diambil dari berbagai sektor di Kotim, mulai dari pengelolaan pajak, pendidikan, hingga pelayanan rumah sakit.

“Wajar kalau kami belajar ke sini, karena wilayah Kotim lebih luas, PAD-nya lebih besar, dan penduduknya juga lebih banyak dibanding Barito Selatan,” lanjut Khristianto.

Menanggapi itu, Wakil Bupati Kotim Irawati menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Barsel. Ia menyambut hangat kedatangan rombongan dan berharap kunjungan ini memberi kesan baik serta membuka jalan kerja sama antar daerah ke depan.

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas kaji banding hari ini oleh Kabupaten Barito Selatan. Dipilihnya Kotim menjadi kebanggaan bagi kami, meskipun sebenarnya di bidang perkebunan, pertambangan, dan perekonomian kita sama. Yang membedakan hanyalah sejauh mana kita berinovasi,” ucap Irawati.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan PAD di Kotim tidak lepas dari berbagai inovasi yang lahir dari inisiatif kepala perangkat daerah, terutama melalui sistem pelaporan berbasis digital.

“Salah satu upaya kami adalah pemasangan alat pemantau transaksi. Ini bukan untuk mempersulit pengusaha, justru memudahkan dan mendorong transparansi. Pajak itu dibayar oleh konsumen, pengusaha hanya menyalurkan ke kas daerah,” jelasnya.

Saat ini, Kotim menargetkan PAD tahun 2025 sebesar Rp425 miliar, dan hingga 17 Juni telah terealisasi Rp157 miliar lebih atau 36,95 persen. Untuk mencapai target tersebut, Pemkab bekerja sama dengan Bank Kalteng melalui program CSR dalam pengadaan 72 unit alat pemantau transaksi yang akan dipasang di berbagai sektor pajak daerah.

“Kami juga menjalin MoU dengan Kejaksaan sebagai langkah pencegahan manipulasi laporan. Bahkan, restoran baru kami beri insentif bebas pajak selama enam bulan sebagai upaya mendorong mereka agar tertib administrasi sejak awal,” terang Irawati.

Ia berharap kaji banding ini tidak berhenti sebagai kunjungan seremonial, tapi dilanjutkan dengan kerja sama antardaerah (KSdD) di berbagai sektor.

“Siapa tahu anak-anak dari Barsel ingin kuliah di sini, karena kami punya universitas dan perguruan terakreditasi. Atau jika ada keluarga yang ingin berobat ke sini, kita bisa bantu melalui kerja sama di bidang kesehatan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Irawati juga menawarkan potensi kerja sama di bidang pertanian, khususnya pengembangan beras khas Kotim, Siam Epang, yang sudah memiliki hak paten.

“Siapa tahu Barsel tertarik mengembangkan atau memasarkan produk ini di daerahnya sebagai bentuk sinergi yang saling menguntungkan,” tutupnya.

(dia/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

  • HJi Irtp Ain-tMelteng2otaaSimpis,inggngirudiyiersu>PenantPrdustiff/ Nt-sta-num="04">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • Kun.matsalteng-l,-2026m TNI P2ntgiantiGsuarrudiyiersu>Penantt-pkh" Garud1 Dispat dan Kesadaran Warga Jaktare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • PT HMBPisu-bbejahatan-jalaDidelte Rp 335 Ju Minta Warga Laporkan Tktare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    shaem format-standard">

    945n class="share-text">Share

    ss='jeg_ad jeg_ad_moduleclass square">
    53c15'iv>
    30ko=u-t">3-tain-_filter_t0ko=u-t">3-objectfaceb0ko=u-t">3-122er aim