PALANGKA RAYA – Memasuki bulan suci Ramadan, kekhawatiran akan lonjakan harga bahan pokok mulai menjadi perhatian serius di Kalimantan Tengah. Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, koordinasi antara pemerintah daerah, distributor, dan pedagang diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif bagi masyarakat.
Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, menegaskan pentingnya langkah cepat dari pemerintah daerah untuk menjaga kelancaran distribusi bahan pokok dan mengendalikan harga. “Pemantauan ketat terhadap stok dan rantai pasok bahan pokok menjadi langkah yang sangat penting agar tidak terjadi kelangkaan yang bisa memicu inflasi,” ungkap Junaidi, Jumat 28 Februari 2028.
Koordinasi antara pemerintah, distributor, dan pedagang menjadi hal utama dalam menjaga kestabilan harga. DPRD Kalteng berharap sinergi ini dapat menghindari praktik spekulasi harga yang merugikan masyarakat. Selain itu, diharapkan pemerintah dapat menggelar operasi pasar secara berkala untuk menekan lonjakan harga dan memastikan bahan pokok tersedia dengan harga wajar.
Dengan perhatian penuh dari pemerintah daerah, masyarakat diharapkan dapat menjalani bulan Ramadan dengan tenang, tanpa terbebani oleh kenaikan harga bahan pokok yang tak terkendali. Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga kesejahteraan masyarakat dan memastikan Ramadan tahun ini menjadi momen yang penuh berkah bagi semua.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post