SAMPIT – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur Alang Arianto menyampaikan, membangun infrastruktur di wilayah kecamatan dan desa / kelurahan secara berkelanjutan sebagai komponen utama dalam membuka aksesibilitas dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
“Disamping itu, pembangunan infrastruktur ini juga akan didukung dengan penguatan ketahanan pangan sebagai unsur terpenting dalam menjaga kecukupan pangan bagi masyarakat dan dalam upaya mengendalikan laju inflasi,” ujarnya, Sabtu 1 Maret 2025.
Lanjutnya, memperhatikan prioritas pembangunan nasional dan provinsi serta berpedoman pada RPJMD Kotim, tema pembangunan tahun 2026 yaitu penguatan fondasi transformasi habaring hurung miar dan maju, dengan melanjutkan pembangunan sarana prasarana untuk pertumbuhan ekonomi, sumber daya manusia berkualitas, pertanian, industri dan jasa.
“Untuk itu kita sudah membahas bersama seluruh stake holder terkait arah perubahan kebijakan yang diambil pada 2026 mendatang,” bebernya. Adapun fokus perubahan kebijakan pembangunan daerah yang menjadi prioritas nasional antara lain penguatan sumber daya manusia, pendidikan, dan kesehatan.
“Kemudian program makan bergizi gratis (MBG), pencegahan stunting dan kemiskinan ekstrim, pengendalian inflasi di daerah, peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah, dukungan swasembada pangan dan pengembangan industri kerajinan,” sebutnya. Serta memfasilitasi dan mempromosikan dan memasarkan hasil industri kerajian usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
(dia/matakalteng)










