PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, meminta perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, perkebunan, dan kehutanan untuk segera membangun jalur khusus bagi angkutan barang mereka. Hal ini merupakan respons terhadap kebijakan penyetopan angkutan barang berat yang melintasi Jalan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun.
Menurut Sugianto Sabran, kendaraan berat yang terus melintas di jalan umum menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur serta membahayakan keselamatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pembangunan jalur alternatif untuk memastikan infrastruktur publik tetap aman dan tidak terganggu.
“Kami tidak melarang aktivitas industri, tetapi kami ingin perusahaan bertanggung jawab terhadap dampak yang mereka timbulkan. Jalan yang digunakan masyarakat harus tetap aman dan nyaman,” ujar Sugianto, Selasa 18 Februari 2025. Gubernur juga menginstruksikan penjabat bupati di Kabupaten Gunung Mas, Pulang Pisau, dan Kapuas untuk memastikan kebijakan ini dilaksanakan dengan efektif.
Mereka diminta untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait guna melakukan pengawasan di lapangan. Selain itu, Sugianto meminta perusahaan untuk membentuk satuan tugas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah operasional masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat memastikan angkutan barang tidak lagi melanggar aturan yang telah ditetapkan.
“Perusahaan harus peduli terhadap infrastruktur daerah. Mereka bisa membangun jalur sendiri agar operasionalnya tidak merugikan masyarakat luas,” tegasnya. Gubernur yang kini menjabat untuk periode kedua tersebut menegaskan bahwa kebijakan ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala.
Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang tidak mematuhi aturan. “Ini bukan hanya soal kebijakan, tetapi soal tanggung jawab bersama. Kami ingin Kalimantan Tengah maju dengan pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post