PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Seruan ini disampaikan menyusul potensi dinamika yang mungkin muncul setelah keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilkada.
Dalam pernyataannya, Sugianto Sabran menegaskan bahwa Pilkada telah selesai dan saatnya masyarakat bersatu kembali tanpa terpecah oleh perbedaan dukungan politik. “Tidak ada lagi tim si A atau tim si B. Gubernur terpilih nanti akan melanjutkan pembangunan Kalimantan Tengah,” ungkapnya, Jumat 3 Januari 2024.
Ia juga mengimbau agar semua pihak menerima hasil keputusan yang ditetapkan oleh MK dan menghindari keributan, serta tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat. “Jika ada keputusan yang lain dari MK, hormati keputusan tersebut. Tidak perlu ada hiruk pikuk, tidak perlu ada keributan, membakar ini, membakar itu. Jangan sampai itu terjadi,” tegasnya.
Sugianto Sabran menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan kedamaian di Kalimantan Tengah untuk memastikan keberlanjutan pembangunan yang telah dirintis. “Sayangilah pembangunan dengan baik. Kita harus menjaga Kalimantan Tengah agar tetap menjadi provinsi yang bermartabat,” tambahnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah daerah tidak hanya bergantung pada pemimpinnya, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif. “Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga Kalimantan Tengah agar tetap aman dan damai,” tuturnya.
Gubernur Sugianto Sabran menutup pernyataannya dengan harapan agar Kalimantan Tengah terus maju menjadi provinsi yang sejahtera, harmonis, dan bermartabat. “Kedamaian adalah modal utama untuk melanjutkan pembangunan dan mencapai cita-cita bersama,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)










