PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng), meresmikan peluncuran program inovatif bertajuk Berkah Siswa Untuk Negeri (BERSINERGI).
Program ini merupakan langkah maju yang menggabungkan teknologi dengan kreativitas karya-karya siswa melalui sebuah platform digital yang memfasilitasi pemasaran produk-produk siswa.
Dalam pernyataannya, Gubernur Sugianto Sabran menjelaskan bahwa BERSINERGI bertujuan memberikan ruang bagi siswa untuk memasarkan hasil karya mereka, baik dalam bentuk kerajinan tangan, produk kreatif, atau karya lainnya.
‘Konsepnya sederhana, siswa menjual produk hasil karyanya, yang diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi kemajuan negeri,” ujarnya.
Ia juga berharap platform ini dapat memperluas jangkauan karya siswa hingga mencapai pasar nasional bahkan internasional.
Pada Ramadhan Fest 2024, yang diselenggarakan di halaman kantor Disdik Kalteng, produk-produk siswa telah dipamerkan dan dijual melalui stand yang disediakan oleh Disdik Kalteng. Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, yang melihatnya sebagai peluang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas mereka dan mendapatkan apresiasi atas karya yang telah mereka hasilkan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menilai bahwa BERSINERGI adalah langkah strategis dalam mendorong kreativitas siswa sekaligus membangun kolaborasi yang erat antara dunia pendidikan dan masyarakat.
“Kami berharap platform ini dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah bakat mereka dan merasakan kebanggaan atas kontribusi yang mereka berikan kepada masyarakat melalui karya-karya mereka,” katanya.
Reza menekankan bahwa BERSINERGI bukan hanya sekadar sebuah platform digital, tetapi juga simbol dari komitmen Disdik Kalteng dalam mendorong pertumbuhan pendidikan yang berkelanjutan.
“Kami percaya setiap siswa memiliki potensi luar biasa, dan BERSINERGI hadir untuk memberi mereka ruang dan dukungan yang dibutuhkan untuk berkembang,” tambahnya.
Lebih dari sekadar pasar digital, Reza menambahkan bahwa BERSINERGI merupakan panggung bagi siswa untuk menunjukkan potensi mereka kepada dunia. Ia berharap program ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial bagi siswa, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri mereka.
Dengan semangat kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat, BERSINERGI diharapkan dapat membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan mutu pendidikan di Kalimantan Tengah.
“Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengadopsi inisiatif serupa dalam memajukan pendidikan dan pembangunan daerah secara keseluruhan,” tutup Reza.
(vi/matakalteng)

















