PALANGKA RAYA – Untuk membentuk Karakter seorang pemimpin bagi pelajar Sekolah Menengah Keatas (SMK) Se-Kalimantan Tengah yang sedang mengikuti Jambore Karakter dan Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) SMK Tingkat Kalimantan Tengah.
Polda Kalimantan Tengah, melalui Ps Kasubdit Sosbud Direktorat Intelkam, Parmanibar memberikan materi tentang Radikalisme. Menurutnya, radikalisme adalah tanggapan pada kondisi yang sedang terjadi, tanggapan tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk evaluasi, penolakan, bahkan perlawanan dengan keras.
“Orang-orang yang menganut paham radikalisme biasanya memiliki keyakinan yang kuat terhadap program yang ingin mereka jalankan. Penganut radikalisme tidak segan-segan menggunakan cara kekerasan dalam mewujudkan keinginan mereka. Penganut radikalisme memiliki anggapan bahwa semua pihak yang berbeda pandangan dengannya adalah bersalah,” ujar Parmanibar dalam rilis yang diterima media ini, Selasa 10 September 2019.
Parmanibar berharap agar para peserta tidak terpapar radikalisme sehingga dapat berhati-hati dalam bergaul.
Sebelumnya pada saat pembukaan kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Slamet Winarto mengatakan kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi antar sesama siswa se Kalteng.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 90 peserta yang berasal dari SMK se Kalimantan Tengah dan 10 orang pendamping.
(nt/matakalteng com)
















Discussion about this post