SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menegaskan komitmennya dalam investasi masa depan melalui penguatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Yang mana Upaya ini tidak hanya untuk menyiapkan generasi emas namun juga sebagai upaya dalam memerangi stunting khususnya di Kptim.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda, membeberkan rincian program dan alokasi anggaran yang fokus pada peningkatan kualitas pendidik dan pemerataan fasilitas PAUD, menyelaraskan upaya tersebut dengan program prioritas penurunan stunting daerah.
“Pilar utama adalah peningkatan kompetensi Pendidik PAUD, kualitas PAUD sangat bergantung pada guru. Oleh karena itu, Disdik memastikan program Pengelolaan dan Pengelolaan Pendidikan berjalan optimal untuk pengembangan sumber daya manusia,”ucapnya, Selasa 18 November 2025.
Untuk kesejahteraan guru, Disdik melanjutkan program pengalokasian Insentif Tenaga Pendidik PAUD. Program ini, yang mencakup ratusan guru kontrak, bertujuan meningkatkan motivasi dan memastikan dedikasi para pendidik dalam melaksanakan kurikulum terbaik.
“Komitmen Pemkab Kotim tidak hanya terbatas pada guru, tetapi juga pada sarana dan prasarana fisik. Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, Disdik Kotim pada tahun 2025 menggelontorkan anggaran sekitar Rp4 Miliar lebih dari APBD murni untuk program rehabilitasi sekolah, yang secara tegas mencakup jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP,”bebernya.
Bahkan untuk memastikan operasional sekolah berjalan lancar dan mendukung pencegahan stunting, Disdik fokus pada alokasi Biaya Personil Peserta Didik PAUD meliputi penyediaan Gizi Harian, yaitu anggaran dialokasikan untuk penyediaan Kudapan/snack dan Makan siang/nasi kotak bagi peserta didik.
Yolanda menekankan bahwa kegiatan ini, termasuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dibiayai dan dikelola secara mandiri oleh sekolah melalui Dana BOP PAUD, memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang terjamin selama di sekolah.
“Alokasi signifikan juga disiapkan melalui berbagai skema bantuan, termasuk Belanja Barang dan Jasa BOP/BOSP PAUD Reguler, BOP Kinerja, dan Belanja Hibah Dana BOSP-BOP PAUD, yang menjadi tulang punggung keberlangsungan lembaga pendidikan,”ucapnya.
Kemudian guna memenuhi standar pendidikan nasional, anggaran disediakan untuk Belanja Modal Peralatan dan Mesin bagi satuan PAUD, yang akan menunjang kelengkapan alat peraga edukasi dan perangkat pembelajaran modern.
Yolanda, menegaskan bahwa alokasi anggaran ini adalah bukti nyata keberpihakan Pemkab Kotim pada pendidikan usia dini.
“Setiap rupiah yang kami investasikan, baik itu untuk perbaikan fisik gedung, peningkatan kompetensi guru, maupun jaminan gizi harian, adalah untuk membangun fondasi generasi emas Kotim yang cerdas dan bebas stunting. Kami menjamin akuntabilitas penuh atas penggunaan dana ini,” tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post