• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Rabu, 15 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Bau Sampah Masih Hantui SMPN 3 Sampit, Kepala Sekolah Berharap Ada Solusi Nyata

Bau Sampah Masih Hantui SMPN 3 Sampit, Kepala Sekolah Berharap Ada Solusi Nyata

Senin, 13 Juli 2026
in Pendidikan
A A
Foto:Kepala SMP Negeri 3 Sampit, Dra. Hj. Siti Hadijah.

Foto:Kepala SMP Negeri 3 Sampit, Dra. Hj. Siti Hadijah.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 3 Sampit masih dibayangi persoalan bau menyengat yang berasal dari depo atau tempat penampungan sampah di sekitar lingkungan sekolah. Kondisi tersebut telah berlangsung sejak 2020 dan hingga kini masih menjadi keluhan warga sekolah, terutama saat aktivitas pembongkaran dan pengangkutan sampah dilakukan pada pagi hari bertepatan dengan jam belajar.

Kepala SMP Negeri 3 Sampit, Dra. Hj. Siti Hadijah, mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin menutupi kondisi yang selama ini dihadapi sekolah. Menurutnya, siapa pun yang datang ke sekolah dapat merasakan sendiri aroma tidak sedap yang mengganggu kenyamanan proses belajar.

Baca juga berita lainnya

SMPN 3 Sampit Petakan Minat dan Bakat Siswa Baru Sejak Hari Pertama MPLS

SDN 3 Mentawa Baru Hulu Terima 82 Siswa Baru, Kepsek Kenalkan Guru sebagai Superhero pada MPLS Ramah

Korwil Pendidikan MB Ketapang Tegaskan MPLS Ramah Harus Bebas Perundungan, Sekolah Jadi Rumah Kedua Siswa

Disdik Kotim Proses Penegerian Tiga PAUD dan TK, Tim Sudah Turun Verifikasi

“Mungkin saya tidak perlu banyak menjelaskan tentang bau sampah. Teman-teman bisa merasakan sendiri bagaimana rasanya kami selama delapan jam berada di sekolah mencium bau seperti ini. Inilah keadaan sekolah kami,” ujarnya, Senin 13 Juli 2026.

Siti Hadijah mengatakan, selama kurang lebih enam tahun terakhir pihak sekolah terus berupaya berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur agar persoalan tersebut mendapat penyelesaian yang lebih permanen.

Menurutnya, pemerintah daerah sempat memberikan solusi dengan menutup salah satu akses di sekitar depo sampah. Namun, sekolah berharap aktivitas pembongkaran maupun pengangkutan sampah tidak dilakukan pada pagi hari saat siswa sedang mengikuti pembelajaran.

“Kami hanya berharap kalau memang belum ada solusi permanen, setidaknya aktivitas pembongkaran dan pengangkutan sampah jangan dilakukan saat jam belajar. Karena saat itulah aroma yang muncul sangat menyengat,” katanya.

Ia menjelaskan, bau menyengat biasanya muncul ketika petugas melakukan pembongkaran sampah. Aroma tersebut langsung menyebar hingga ke lingkungan sekolah dan mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Meski demikian, Siti Hadijah menegaskan pihak sekolah tidak ingin menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk menyerah ataupun menurunkan semangat belajar para siswa.

Sebaliknya, SMP Negeri 3 Sampit terus membuktikan diri sebagai sekolah berprestasi. Ia menyebut sekolah yang dipimpinnya telah meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, melahirkan atlet bulu tangkis yang berprestasi hingga tingkat nasional, serta pernah memperoleh penghargaan dari Kementerian Pendidikan sebagai sekolah berprestasi. Berbagai capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan lingkungan tidak menghalangi semangat warga sekolah untuk terus berkembang.

“Di tengah keadaan seperti ini kami harus bangkit. Saya selalu sampaikan kepada guru dan anak-anak, jangan berhenti hanya karena keadaan. Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu,” tegasnya.

Semangat tersebut, lanjutnya, tercermin dari prestasi siswa yang terus bermunculan. Selain atlet bulu tangkis yang kembali dipersiapkan menuju tingkat nasional, tim olahraga lainnya juga terus menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan.

Siti Hadijah mengungkapkan, persoalan bau sampah sejauh ini memang belum memberikan dampak besar terhadap minat masyarakat menyekolahkan anak di SMP Negeri 3 Sampit.

Hal itu terlihat dari tingginya animo masyarakat pada Sistem Penerimaan Murid Baru tahun ajaran ini. Dari kuota penerimaan sebanyak 288 siswa, jumlah pendaftar mencapai sekitar 452 orang sehingga seluruh kuota dapat terpenuhi.

“Alhamdulillah kuota tetap terpenuhi. Artinya masyarakat masih percaya kepada SMP Negeri 3 Sampit,” ucapnya.

Saat ini, SMP Negeri 3 Sampit memiliki sekitar 896 siswa. Menurutnya, kepercayaan masyarakat tersebut menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan meskipun menghadapi tantangan lingkungan.

Meski belum ada laporan gangguan kesehatan yang serius, Siti Hadijah mengakui aroma menyengat kerap membuat siswa baru mengalami mual hingga muntah, terutama pada masa awal bersekolah.

“Biasanya anak-anak baru mengeluh mual dan muntah karena belum terbiasa dengan aromanya. Setelah beberapa waktu mereka memang beradaptasi, tetapi sebenarnya itu adaptasi yang terpaksa,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menghadirkan solusi terbaik agar seluruh siswa dapat belajar dengan nyaman tanpa terganggu bau sampah.

“Sebagai kepala sekolah saya harus tetap memberi semangat kepada anak-anak. Saya ini ibunya mereka di sekolah. Tetapi kami juga berharap pemerintah daerah terus memperhatikan persoalan ini agar anak-anak bisa belajar dengan lingkungan yang sehat dan nyaman,” pungkasnya.

(dia/matakalteng)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

MPLS Ramah Jadi Awal Pembentukan Karakter Pelajar SMP di Kotim

Next Post

Kotim Targetkan Predikat “Sangat Inovatif”, 109 Inovasi Telah Dikembangkan hingga 2025

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur

SMPN 3 Sampit Petakan Minat dan Bakat Siswa Baru Sejak Hari Pertama MPLS

Senin, 13 Juli 2026
Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur

SDN 3 Mentawa Baru Hulu Terima 82 Siswa Baru, Kepsek Kenalkan Guru sebagai Superhero pada MPLS Ramah

Senin, 13 Juli 2026
Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur

Korwil Pendidikan MB Ketapang Tegaskan MPLS Ramah Harus Bebas Perundungan, Sekolah Jadi Rumah Kedua Siswa

Senin, 13 Juli 2026
Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur

Disdik Kotim Proses Penegerian Tiga PAUD dan TK, Tim Sudah Turun Verifikasi

Kamis, 9 Juli 2026
Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur

Disdik Kotim Tegaskan MPLS Ramah Anak, Larang Perpeloncoan dan Pungutan

Kamis, 9 Juli 2026
Pendidikan

BDLDI Kotim Gelar Perkemahan Akhir Tahun Ajaran, Resmikan TK dan Mulai Pembangunan SD di Sampit

Rabu, 8 Juli 2026
Load More
Next Post

Kotim Targetkan Predikat "Sangat Inovatif", 109 Inovasi Telah Dikembangkan hingga 2025

Pemkab Kotim Ajukan Rp1,702 Triliun Rancangan KUA-PPAS 2027 ke DPRD

Korwil Pendidikan MB Ketapang Tegaskan MPLS Ramah Harus Bebas Perundungan, Sekolah Jadi Rumah Kedua Siswa

SDN 3 Mentawa Baru Hulu Terima 82 Siswa Baru, Kepsek Kenalkan Guru sebagai Superhero pada MPLS Ramah

SMPN 3 Sampit Petakan Minat dan Bakat Siswa Baru Sejak Hari Pertama MPLS

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Bau Sampah Masih Hantui SMPN 3 Sampit, Kepala Sekolah Berharap Ada Solusi Nyata

Senin, 13 Juli 2026

Bupati Kotim Instruksikan Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perkuat Peran Ayah dalam Pendidikan

Sabtu, 11 Juli 2026

BPBD Kotim Tangani Dua Titik Karhutla, Satu Berada Dekat Kawasan Bandara

Jumat, 3 Juli 2026

Berawal dari Mimpi Kecil, Siswi SD Asal Sampit Sukses Bawa Kalimantan Tengah Jadi Juara Nasional

Selasa, 30 Juni 2026

Harga Telur Terus Turun, Pemkab Kotim Sidak Distributor untuk Jaga Stabilitas Pasokan dan Lindungi Peternak

Senin, 29 Juni 2026

Diduga Tertipu Jual-beli Tanah Rp2 Miliar, Pengusaha di Palangka Raya Lapor ke Polda Kalteng

Sabtu, 27 Juni 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12234 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5951 shares
    Share 2380 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3805 shares
    Share 1522 Tweet 951
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2788 shares
    Share 1115 Tweet 697
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK