SAMPIT – Menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri, Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah mengingatkan pengelola tempat wisata agar meningkatkan aspek keselamatan pengunjung.
Imbauan ini disampaikan menyusul beberapa insiden kecelakaan yang terjadi sebelumnya, termasuk kasus anak tenggelam di kawasan Danau Salju.
“Memasuki libur panjang nanti pada saat Hari Raya Idulfitri, tentunya banyak tempat wisata yang akan menjadi tujuan masyarakat Kotim. Mengingat beberapa waktu lalu terjadi insiden anak tenggelam di Danau Salju, maka kami menghimbau kepada para pengelola tempat wisata untuk memasang papan rambu-rambu pengumuman dan peringatan di titik-titik yang rawan terjadinya kecelakaan,” ujar Riskon, Selasa 10 Maret 2026.
Selain itu, ia juga meminta agar pengelola tempat wisata menyediakan papan imbauan yang mengingatkan para orang tua untuk selalu memperhatikan aktivitas anak dan anggota keluarga selama berada di lokasi wisata. Menurutnya, langkah tersebut penting sebagai upaya pencegahan agar kejadian yang tidak diinginkan tidak kembali terjadi.
“Kami juga menghimbau agar pengelola memasang papan pengumuman yang mengingatkan para orang tua supaya selalu memperhatikan aktivitas anak dan keluarganya selama berada di tempat wisata. Ini bagian dari upaya kita mengantisipasi dan menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, terutama pada puncak liburan menjelang hari raya nanti,” tambahnya.
Riskon juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan apabila pengelola wisata tidak memperhatikan aspek keselamatan pengunjung. Ia menilai pengawasan dari pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis perlu dilakukan secara tegas.
“Tempat wisata itu berada dalam ranah kewenangan pemerintah daerah. Apabila pengelola sengaja tidak memberikan papan pengumuman maupun rambu-rambu peringatan, kemudian terjadi insiden kecelakaan, maka pemerintah daerah berhak memberikan sanksi, mulai dari peringatan tertulis sampai dengan pencabutan izin tempat wisata tersebut,” tegasnya.
Ia berharap melalui imbauan tersebut, seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan sehingga saat libur panjang Idulfitri nanti tidak lagi terjadi insiden kecelakaan di lokasi wisata di Kotim.
“Semoga dengan adanya himbauan ini, saat liburan setelah Hari Raya Idulfitri nanti tidak ada lagi insiden kecelakaan di tempat wisata. Mudah-mudahan ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anggota keluarga selama berada di tempat wisata, sekaligus menjadi motivasi bagi pemerintah daerah melalui OPD teknis untuk menjalankan kewenangannya sesuai regulasi yang ada,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post