SAMPIT – Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II H. Asan Sampit Abdul Haris menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang arus mudik Lebaran, termasuk kemungkinan penambahan penerbangan atau extra flight untuk rute Sampit–Surabaya.
“Ke depannya harapannya penerbangan Wings Air di Bandara H. Asan Sampit ini bisa terus berlanjut. Penumpangnya juga diharapkan semakin banyak, dan masyarakat Sampit bisa ikut meramaikan penerbangan dari Sampit ke luar daerah,” ujar Kepala Kantor UPBU Kelas II H. Asan Sampit Abdul Haris, Selasa 10 Maret 2026.
Ia berharap masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim) lebih memanfaatkan penerbangan dari Bandara H. Asan Sampit sehingga aktivitas transportasi udara di daerah tersebut semakin berkembang.
“Harapan kita masyarakat tidak lagi harus berangkat dari Bandara Pangkalan Bun atau Palangkaraya. Kalau penerbangan dari Sampit ramai tentu bandara kita akan semakin hidup, dan ke depan operator lain juga bisa masuk untuk menambah pelayanan bagi masyarakat Sampit,” tambahnya.
Terkait penerbangan tambahan, Abdul Haris menyebut pihaknya telah melakukan pembahasan dengan maskapai Nam Air mengenai kemungkinan penambahan jadwal penerbangan menjelang Lebaran.
“Kemarin kami sempat rapat dengan Nam Air dan ada kemungkinan penambahan extra flight untuk rute Sampit–Surabaya. Namun sampai sekarang surat resminya belum kami terima. Dalam rapat tersebut disebutkan kemungkinan penambahan penerbangan pada tanggal 21 Maret,” jelasnya.
Sementara itu, untuk kondisi penerbangan reguler saat ini masih berjalan normal. Namun minat penumpang, khususnya untuk rute menuju Surabaya, mulai meningkat.
“Untuk penumpang saat ini masih normal saja, tetapi untuk maskapai Wings Air kelihatannya penuh dari Sampit. Sementara dari Surabaya ke Sampit belum terlalu banyak, namun informasi yang kami terima ke depan penerbangan menuju Surabaya dengan Wings Air kemungkinan sudah penuh,” katanya.
Ia memperkirakan arus mudik tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya meskipun terdapat tambahan maskapai yang melayani penerbangan dari Sampit. Hal ini karena sebagian calon penumpang telah lebih dahulu mencari tiket dari bandara lain.
“Kalau perkiraan kami, arus mudik tahun ini masih hampir sama seperti tahun lalu. Wings Air memang baru masuk, tetapi waktunya agak terlambat sehingga sebagian penumpang sudah terpencar mencari tiket dari Pangkalan Bun maupun Palangkaraya,” ungkapnya.
Menurutnya, penumpang yang tidak mendapatkan tiket dari maskapai sebelumnya kemungkinan akan beralih menggunakan Wings Air, khususnya untuk rute menuju Surabaya.
“Bisa jadi penumpang yang tidak kebagian tiket dari Nam Air kemudian beralih menggunakan Wings Air untuk rute Surabaya. Tahun lalu Nam Air bahkan sempat menambah beberapa kali extra flight, sementara tahun ini baru direncanakan satu kali tambahan penerbangan pada 21 Maret nanti,” jelasnya.
Abdul Haris menambahkan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang di Bandara H. Asan Sampit biasanya terjadi mendekati hari raya Idulfitri.
“Seperti tahun lalu, biasanya lonjakan penumpang itu terjadi pada H-2 sebelum Lebaran,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post