SAMPIT – Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Sampit Expo 2026 yang dinilainya berjalan lancar dan membawa dampak signifikan bagi pergerakan ekonomi daerah. Penilaian tersebut disampaikan Juliansyah saat menghadiri acara penutupan Sampit Expo 2026, Rabu 14 Januari 2026.
Menurut Juliansyah, pelaksanaan Sampit Expo tahun ini menunjukkan kemajuan yang cukup menonjol dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi konsep acara, variasi lomba, hingga peran UMKM yang semakin terasa. Ia menilai strategi panitia dalam menyusun rangkaian kegiatan sudah jauh lebih baik dan mampu menarik antusiasme masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar. Dari laporan panitia, jumlah dan jenis lomba juga semakin banyak. Untuk kegiatan UMKM di tahun 2026 ini sangat menonjol sekali perubahannya dibanding 2025, termasuk strategi panitia dalam menyusun acara,” ujar Juliansyah, Rabu 14 Januari 2026.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut patut diapresiasi karena Sampit Expo kini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah promosi dan penguatan sektor UMKM. Juliansyah berharap ke depan panitia terus melakukan evaluasi agar kualitas penyelenggaraan semakin meningkat.
“Ke depan kita berharap panitia akan lebih baik lagi. Ini sudah bagus, tinggal disempurnakan agar hasilnya semakin maksimal,” katanya.
Juliansyah menilai, Sampit Expo 2026 memiliki nilai strategis dan prestisius bagi Kotim, terlebih dengan capaian perputaran uang yang mencapai sekitar Rp8 miliar. Angka tersebut dinilai sebagai indikator kuat bahwa kegiatan expo memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.
“Ini menjadi hal yang sangat bergengsi bagi kita. Perputaran uang mencapai Rp8 miliar menunjukkan bahwa kegiatan expo ini benar-benar berperan dalam menggerakkan ekonomi daerah,” tegasnya.
Dengan capaian tersebut, DPRD Kotim mendorong agar Sampit Expo ke depan dapat digelar dengan konsep yang lebih matang, lebih luas, dan lebih inovatif. Juliansyah berharap expo tidak hanya menjadi agenda tahunan rutin, tetapi terus berkembang menjadi event unggulan daerah yang mampu menarik lebih banyak pelaku usaha dan pengunjung.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh instansi dalam penyelenggaraan kegiatan agar koordinasi dan pelaksanaan program dapat berjalan sesuai harapan. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar Sampit Expo semakin maju dan profesional.
“Nantinya, untuk menambah penyemangat dan kualitas kegiatan, panitia perlu disusun lebih akurat dan melibatkan semua instansi. Dengan begitu, kegiatan ini benar-benar bisa berjalan sesuai yang kita inginkan,” pungkas Juliansyah.
DPRD Kotim, kata dia, pada prinsipnya mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat dan promosi potensi daerah. Sampit Expo diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi UMKM sekaligus motor penggerak ekonomi Kotawaringin Timur.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post