SAMPIT – Stan Gabungan Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil keluar sebagai Stan Terbaik I Sampit Expo 2026 dengan perolehan nilai tertinggi, yakni 990. Penilaian dilakukan secara independen oleh tim juri profesional yang menilai kualitas tampilan, kesesuaian konten, hingga cara penyajian kepada pengunjung.
Anggota Tim Juri Sampit Expo 2026, Heny Pusnita, mengatakan kualitas stan pada pelaksanaan expo tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dari hasil penilaian kami, kualitas stan Sampit Expo 2026 jauh lebih baik dibanding Sampit Trade Expo 2025 lalu. Tidak hanya dari sisi dekorasi, tetapi juga konten yang disajikan, kreativitas, serta upaya promosi masing-masing peserta,” ujarnya, Rabu 14 Januari 2026.
Heny menjelaskan, tim juri yang terdiri dari Pariyanto Marman, SH (Pemimpin Redaksi Borneo News) sebagai ketua, Heny Pusnita, S.IP (wartawan Radar Sampit), dan Norjani, S.Sos (wartawan ANTARA), melakukan penilaian sebanyak tiga kali pada kesempatan berbeda selama pelaksanaan expo 7–14 Januari 2026.
Metode penilaian dilakukan melalui pemantauan langsung, dialog dengan petugas stan, serta wawancara pengunjung untuk mengetahui respons dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Menurut Heny, penilaian dilakukan berdasarkan tiga kriteria utama, yakni estetika, kesesuaian, dan penyajian.
Estetika meliputi keindahan dekorasi, kerapihan, kebersihan, tata letak, serta kreativitas desain. Kesesuaian mencakup kecocokan konten dengan tugas instansi, orisinalitas, dan kelengkapan buku tamu. Sementara penyajian dinilai dari kejelasan informasi, sikap pelayanan, kemampuan komunikasi petugas, serta interaksi dengan pengunjung.
“Kami tidak hanya melihat properti atau hiasan stan. Keaktifan petugas dalam menyambut dan menjelaskan program unggulan juga menjadi poin penting. Expo seharusnya memberi edukasi dan manfaat, bukan sekadar formalitas keikutsertaan,” tegas Heny.
Berdasarkan hasil penilaian akhir tanpa intervensi pihak mana pun, tim juri menetapkan pemenang stan terbaik Sampit Expo 2026 sebagai berikut: Harapan III diraih Polres Kotawaringin Timur dengan nilai 780, Harapan II diraih Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kotim dengan nilai 790, serta Harapan I diraih Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kotim dengan nilai 810.
Untuk kategori utama, Terbaik III diraih Dinas Kesehatan Kotim dengan nilai 820, Terbaik II diraih Sekretariat Daerah Kabupaten Kotim dengan nilai 860, dan Terbaik I diraih Stan Gabungan Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya Kabupaten Kotim dengan nilai tertinggi 990.
Heny juga menyampaikan sejumlah catatan penting sebagai bahan evaluasi ke depan. Di antaranya masih ditemukan beberapa stan yang tidak konsisten buka setiap hari, inovasi yang sudah meningkat namun belum dimaksimalkan, serta peserta yang terkesan hanya hadir secara seremonial tanpa promosi program unggulan yang kuat.
“Kami berharap ke depan peserta lebih proaktif. Petugas stan harus aktif mengajak pengunjung, menjelaskan potensi daerah, baik produk, program, maupun inovasi yang dimiliki. Dengan begitu, Sampit Expo benar-benar menjadi sarana promosi, edukasi, dan penggerak ekonomi daerah,” pungkasnya.
Tim juri berharap pelaksanaan Sampit Expo pada tahun-tahun mendatang semakin berkualitas dan mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan promosi potensi Kabupaten Kotawaringin Timur.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post