SAMPIT – Anggota DPRD kabupaten Kotawaringin Timur Rini Anderson mengingatkan, agar masyarakat selalu berubah pada terutama menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Terutama yang biasanya terjadi pada saat menjelang liburan ini munculnya penjual tiket liburan palsu atau bodong.
“Sebisa mungkin masyarakat yang ingin pergi berlibur ataupun pulang kampung membeli tiket perjalanan pada agen resmi,”ujarnya, Rabu 11 Desember 2024.
Dirinya menghimbau agar selalu melakukan pengecekan sumber informasi untuk memastikan informasi valid berasal dari akun resmi, bukan dari media sosial atau grup WhatsApp yang mengatasnamakan perusahaan.
“Dan jangan tergiur dengan harga tiket yang terlalu murah atau janji hadiah yang tidak masuk akal. Pastikan situs web yang Anda gunakan memiliki reputasi baik. Jika memungkinkan, belilah tiket langsung dari situs maskapai terkait,”tegasnya.
Ia mencontohkan, kasus tiket bodong kerap terjadi, terutama di pelabuhan. Banyak penumpang yang akhirnya gagal berangkat karena menjadi korban ulah oknum tidak bertanggung jawab yang menjual tiket palsu.
“Kasus seperti ini sudah sering terjadi, dan sangat merugikan masyarakat. Selain tidak bisa berangkat sesuai rencana, mereka juga mengalami kerugian finansial,” katanya.
Rinie juga meminta pihak pengelola transportasi untuk meningkatkan pengawasan di pelabuhan maupun terminal menjelang musim liburan. Hal ini penting untuk mencegah praktik penipuan yang meresahkan masyarakat.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post