SAMPIT – Anggota DPRD kabupaten Kotawaringin Timur Eddy Mashami menyampaikan, ketersediaan air bersih diperlukan untuk pemenuhan gizi seimbang khususnya sejumlah daerah kabupaten Kotim yang kerap kali mengalami kekeringan pada saat musim kemarau.
“Hal ini kerap kali disampaikan masyarakat dengan harapan dapat difasilitasi oleh pemerintah sehingga tidak hanya masyarakat di wilayah kota yang dapat merasakan air bersih PDAM,”ujarnya, Rabu 11 Desember 2024.
Lanjutnya, pemenuhan air bersih dapat mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat serta sebagai salah satu upaya dalam pencegahan dan penanganan stunting di daerah ini yang masih cukup tinggi.
“Di samping pemenuhan gizi seimbang kebutuhan air bersih juga sangat diperlukan dalam upaya ini,”tegasnya.
Menurutnya, sanitasi dan aksesibilitas air yang buruk juga dapat mempengaruhi kualitas makanan bergizi yang diperoleh oleh ibu hamil dan bayi. Nyatanya, di Indonesia 410 bayi dan balita meninggal setiap harinya karena mengkonsumsi air yang terkontaminasi.
Sehingga untuk bisa merasakan manfaat yang efektif dari berbagai makanan yang bergizi, orang tua harus memperhatikan sanitasi air dan kualitas air yang dikonsumsi di rumah.
“alah satu bentuk pencegahan stunting yang dapat dilakukan sehari-hari, yaitu dengan memastikan kualitas air yang dikonsumsi sehari-hari sudah terbebas dari bakteri dan virus yang menjadi sumber penyakit,”tegasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post