SAMPIT – DPRD kabupaten Kotawaringin Timur menyampaikan hasil reses dalam rapat paripurna bersama eksekutif yang merupakan resea terakhir tahun 2024. Reses ini dilaksanakan sejak tanggal 8 sampai dengan 11 November 2024.
Juru bicara Dapil I Suprianto menyampaikan, pelaksanaan reses ini berdasarkan surat keputusan pimpinan DPRD Kotim Nomor 388 tahun 2024 tanggal 4 November 2024 tentang pelaksanaan reses DPRS Kotim.
“Untuk dapil I meliputi daerah Kecamatan MB Ketapang dilaksanakan selama dua hari yaitu pada hari Jumat tanggal 8 November dan hari Senin tanggal 11 November,”ujarnya, Senin 12 November 2024.
Kemudian juru bicara Dapil II meliputi Kecamatan Baamang dan Seranau yakni Marudin mengatakan, kegiatan reses dilakukan dibeberapa Kelurahan yang pertama adalah Kelurahan Baamang Hulu, kemudian Kelurahan Baamang Tengah, Kelurahan Baamang Barat, dan Kelurahan Baamang Hilir serta satu kecamatan Seranau dan desanya ada desa Terantang serta Desa Batuah.
Selanjutnya, juru bicara Dapil III yang meliputi Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampi dan Pulau Hanaut yakni Eddy Mashami menyampaikan, reses diperlukan untuk dapat lebih mengetahui dari dekat pembangunan pemerintah dan masalah-masalah yang perlu segera dipecahkan.
“Agar diupayakan penyelesaiannya dan melengkapi informasi yang sesuai dengan bidang komisi-komisi yaitu di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, ekonomi, Pemuda dan Olahraga, kesejahteraan rakyat dan lainnya,”ucapnya.
Serta menyerap aspirasi masyarakat yang akan dituangkan dalam RKPD tahun berikutnya agar dianggarkan dan direalisasikan.
Sementara itu juru bicara Dapil IV yang meliputi Kecamatan Telawang, Kota Besi, Cempaga dan Cempaga Hulu yakni Noor Aprilly, melalui kegiatan reses diharapkan dapat terus meningkatkan kerjasama dalam melaksanakan tugas-tugas pengabdian.
Terakhir juru bicara Dapil V yang meliputi Kecamatan Bukit Santuai, Telaga Antang, Tualan Hulu, Antang Kalang, Parenggean, Mentaya Hulu yaitu M Ridho Ansari menyampaikan, laporan reses yang disampaikan merupakan hasil dari masing-masing anggota ketika turun ke daerah masing-masing.
“Kami di Dapil V mengadakan pertemuan-pertemuan dengan masyarakat konstituen dan stakeolder untuk menyerap usulan atau aspirasi masyarakat, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk meninjau langsung di lapangan terhadap alokasi bantuan dari APBD serta lokasi yang menjadi usulan atau aspirasi masyarakat untuk mendapatkan alokasi bantuan dari APBD Kotim,”bebernya.
Disebutkannya, beberapa kegiatan dalam program prioritas yang menjadi aspirasi masyarakat yaitu pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pertanian sarana pendidikan, tempat ibadah dan infrastruktur-infrastruktur lain penunjanh kesejahteraan masyarakat.
“Dan kami minta agar beberapa desa di dapil V ini menjadi perhatian karena masih ada beberapa titik yang belum ditingkatkan,”tegasnya.
Tambahnya, pada saat reses masyarakat berharap dapat ikut berpartisipasi dalam pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. Hal ini dilakukan agar pembangunan didasarkan pada kebutuhan masyarakat.
“Kemudian peran pemerintah sangat diharapkan dalam meningkatkan pelaku UMKM dalam hal pemasaran dan peningkatan mutu. Sehingga temuan dari berbagai aspek ini diharapkan agar tidak hanya menjadi kegiatan formalitas, maka hasil reses diharapkan ditindaklanjuti Pjs Bupati beserta jajarannya agar bermanfaat dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post