SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) SP Lumban Gaol menyampaikan, Dinas Pendidikan harus mengusulkan formasi guru Bahasa Inggris dan PJOK untum wilayah Kotim kepada pemerintah pusat.
“Karena guru untuk kedua mata pelajaran itu di Kotim sendiri masih kekurangan, terutama Bahasa Inggris yang saat ini sudah wajib ada mulai jenjang SD. Sementara gurunya tidak ada,”ujarnya, Minggu 22 September 2024.
Menurutnya, jangan sampai ada perekrutan tenaga kontrak lagi sebagai solusi saat ini, meski usulan itu akan dibiayai melalui APBD. Mengingat pemerintah pusat sudah menyampaikan bahwa ke depan tenaga kontrak itu tidak akan ada lagi.
“Makanya tenaga kontrak yang ada itu nanti akan diangkat menjadi P3K sesuai penyampaian dari Kemenpan RB. Jadi seharusnya kita tetap merujuk apa yang menjadi keputusan dari pusat tentang tenaga kontrak untuk sementara di stop, dan untuk perekrutannya ada P3K dengan ASN,” tegasnya. Menurutnya, yang menjadi prioritas pemerintah memang untuk P3K ke depan diutamakan adalah tenaga guru dan tenaga kesehatan.
“Kalau ada pernyataan Bupati Kotim mau merekrut tenaga kontrak lagi saya tidak tahu, karena yang saya tahu sesuai aturan tadi belum boleh. Dan ini menjadi tanggung jawab dari Disdik sebenarnya, harus memperjuangkan itu ke pusat supaya formasi-formasi yang diperlukan ini jadi prioritas dalam hal rekrutmen baik itu tenaga P3K tadi maupun ASN,” imbuhnya.
Sedangkan jika merekrut tenaga kontrak lagi untuk menjawab kekurangan-kekurangan di setiap sekolah lanjutnya, maka sampai kapanpun himbauan dari pusat khususnya Kementerian Menpan RB tidak akan pernah tuntas.
“Menurut saya kadang Pemerintah Daerah kita ini keseriusan untuk menjawab apa yang menjadi tuntutan di masyarakat itu kurang serius, kalau memang benar mereka bilang itu sebagai prioritas, maka formasi itulah yang dibuka lebih penting. Kalau perlu informasi lain jangan dibuka dulu,” tegasnya.
Tetapi lanjutnya, karena ada kepentingan-kepentingan oknum untuk memasukkan formasi lainnya, akhirnya formasi yang diperlukan berkurang. Sehingga ini menjadi masalah keseriusan saja bagi pemerintah daerah.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post