SAMPIT – Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur SP Lumban Gaol menyampaikan, rencana untuk pembangunan jembatan penghubung dari Sampit menuju Seranau, bisa berupa sharing dana.
“Kabupaten bisa mengalokasikan sharing dananya berapa, dan provinsi tentu lebih besar lagi serta tidak menutup kemungkinan bisa untuk menyampaikan ke pemerintah pusat melalui dana APBN,” ujarnya, Minggu 22 September 2024.
Apabila sudah ada sharing dana itu lanjutnya, di kabupaten dan provinsi, maka bisa dikerjakan dengan cepat, itulah fungsinya meminta APBN dan APBN untuk ikut serta. “Saya kira tidak ada masalah sepanjang itu bagus dan dilaksanakan,” tegasnya.
Menurutnya, kebanyakan pembangunan tidak kunjung terlaksana lantaran berpikir memerlukan dana yang terlalu besar terlalu sehingga tidak berani untuk mengeksekusi. Padahal bisa menggunakan dana sharing.
“Saya kira demikian, tapi yang pasti kami pada saat ini di dalam pembicaraan-pembicaraan tim akan sangat serius mengambil momen itu ketika memang benar-benar diberikan masyarakat kepercayaan baik itu Gubernur maupun Bupati yang diusung oleh partai Demokrat akan sangat merespon dengan positif isu tentang pembangunan jembatan penghubung dari Sampit menuju Seranau,” bebernya.
Dari segi manfaat tambahnya, keberadaan jembatan tentu manfaatnya yang paling utama adalah akan mempercepat kemajuan ekonomi di Seranau dan investor-investor akan berani masuk daerah itu.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post