SAMPIT – Warga Kota Sampit dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Pria tersebut ditemukan gantung diri di area Stadion 29 November Sampit pada Minggu, 22 September 2024, sekitar pukul 11.20 WIB. Aksi tersebut dilakukan menggunakan seutas tali nilon yang diikatkan pada besi atap tempat duduk pemain di lokasi setempat.
Kejadian ini sontak membuat geger warga sekitar. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, pria tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, tergantung dengan tali yang kuat mengikat lehernya. Saat ditemukan, ia masih mengenakan pakaian lengkap, baju kensi berwarna gelap dan celana jeans panjang Levi’s. Identitas korban hingga berita ini dinaikan belum diketahui secara pasti.
Menurut Rasid, yang merupakan anak penjaga stadion, kejadian ini pertama kali terungkap saat ia melihat motor korban terparkir di dekat area stadion, namun tak melihat keberadaan pemiliknya. “Awalnya saya cuma lihat motornya parkir di sana, tapi tidak tahu ada orang yang gantung diri. Baru setelah dicek, terlihat pria itu tergantung di atap bangunan pemain,” ungkap Rasid kepada wartawan.
Motor yang diduga milik korban adalah Suzuki Skywave berwarna hitam dan biru dengan nomor polisi KH 5752 FP. Di sekitar lokasi, ditemukan pula sebuah helm milik korban, serta sebuah Al-Qur’an kecil yang tersimpan di kantong celana sebelah kiri korban, menambah kesan misterius pada peristiwa ini. Dimana kaki pria itu juga hanya berjarak beberapa jengkal saja di tanah.
Setelah mendapatkan laporan dari pemuda yang pertama kali menemukan korban, pihak kepolisian segera menuju lokasi kejadian. Anggota kepolisian dari Polsek Baamang bersama tim Inafis Satreskrim Polres Kotim dan relawan Dompet Peduli langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD DR Murjani Sampit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Meskipun peristiwa tragis tersebut terjadi pada siang hari, diketahui bahwa pada pagi harinya, area lapangan sepak bola masih digunakan oleh warga yang sedang berlatih. Dugaan sementara, pria tersebut melakukan aksi nekatnya hanya beberapa menit sebelum ditemukan oleh warga.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post