SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyerahkan bantuan satu unit ambulan hingga peralatan pemadam kebakaran kepada Kelompok Komunitas Dompet Peduli. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang selama ini dilakukan oleh Kelompok Dompet Peduli.
Bupati Kotim, Halikinnor, mengatakan bahwa Komunitas Dompet Peduli merupakan organisasi yang sangat aktif dalam membantu masyarakat, baik dalam hal kesehatan, kemanusiaan, maupun penanganan bencana.
“Jadi kemarin kami menyerahkan bantuan satu buah ambulan kepada Komunitas Dompet Peduli. Dimana mereka ini memang aktivitasnya sangat aktif sekali,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Minggu 22 September 2024.
Disampaikan, selama ini mereka dengan ada armada yang sudah cukup tua, membantu masyarakat karena tidak hanya yang sakit atau yang meninggal dunia, bahkan hal-hal lain dibantu. Sehingga dinilai layak mendapatkan bantuan ambulance untuk mendukung kegiatan sosialnya.
Halikinnor menambahkan bahwa Komunitas Dompet Peduli selalu siap membantu siapa pun yang membutuhkan bantuan selama 24 jam, termasuk penangan bencana seperti kebakaran. Oleh sebab itu dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan alat pemadam kebakaran.
“Mereka menyampaikan bahwa aktivitas mereka itu 1×24 jam posko dibuka, menerima siapapun yang membutuhkan bantuan. Tapi karena armadanya sudah cukup tua dan kadang-kadang katanya mogok, kebetulan kita di pemerintah daerah masih ada punya stok ambulan yang baru, maka hari ini kita serahkan. Ambulan dan juga ada peralatan pemadam kebakaran skala kecil,” jelasnya.
Bupati berharap bantuan ini dapat membantu Komunitas Dompet Peduli dalam menjalankan tugas kemanusiaannya dengan lebih efektif. Artinya harapan pemerintah walaupun tidak ingin adanya bencana atau hal-hal yang merugikan, tapi kalau terjadi paling tidak dengan ada armada pemadaman skala kecil itu, cepat ditangani.
“Kita juga tadi membantu kursi roda karena kebetulan ada warga kita yang kena struk yang sudah 15 tahun, itu lumpuh sehingga tidak lagi bisa jalan dan kita dibantu kursi roda,” tambah Halikinnor.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post