SAMPIT – Harga emas di Kota Sampit kembali mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan harga mulai dari Rp 5-10 ribu per gram. Hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya politik global.
“Harga emas beberapa hari sebelumnya, dari hari Kamis, Jumat, Sabtu kemarin ada kenaikan harga sekitaran Rp5-10 ribu dari harga sebelumnya,” kata Lia, pemilik Toko Emas Mitra yang berlokasi di Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Minggu 22 September 2024.
Disebutnya, kenaikan harga tersebut terjadi pada semua kadar emas, mulai dari emas kadar 375 hingga 999. Dimana harga saat ini untuk kadar 999 yaitu Rp1.270.000 per gram, kadar 750 dibandrol dengan harga Rp1.050.000 per gram, kadar 700 Rp980.000 per gram dan kadar 375 itu Rp595.000 per gram.
“Harganya juga tinggi kalau emas Antam. Sebelumnya harganya Rp1.450.000, tapi sekarang naik Rp10 ribuan,” sebutnya.
Menurut Lia, kenaikan harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari politik, masalah dunia hingga dari pemerintahan. Namun untuk saat ini, kenaikan tidak signifikan.
“Untuk penyebab pasti kenaikan harga emas saat ini tidak tahu, karena harga emas ini mengikuti harga pasaran emas dunia,” sebutnya.
Dirinya pun tidak dapat memprediksi harga emas tersebut bertahan berapa lama, sebab menurutnya fluktuasi harga emas bisa terjadi setiap hari.
Meskipun harga emas mengalami kenaikannya tidak berpengaruh terhadap pembelian ataupun penjualan emas di tokonya. Disampaikan, untuk emas kadar 99, pembeli lebih banyak dibandingkan penjual.
“Kalau emas kadar 999, orang yang beli itu sekitar 60 persen, sedangkan orang jual 40 persen, jadi masih lebih tinggi orang beli,” jelasnya.
Sementara untuk emas kadar 375, persentase pembeli dan penjual cenderung seimbang. “Kalau emas kadar 375 sih biasanya rata-rata yang jual dan beli sama saja persentasenya secara umum penjualan kita bagus-bagis saja,” ungkapnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post