SAMPIT – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hairis Salamad menilai, selama ini dirinya melihat belum ada sosialisasi yang dilakukan oleh perusahaan terkait bahaya narkoba, mengingat mungkin bahwa mereka tidak ada merasa kepentingan disitu, karena mereka menggunakan jasa kontraktor.
“Oleh sebab itu sosialisasi narkoba secara nyata harusnya paling tidak ada dilakukan oleh perusahaan, bisa dilakukan semacam pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat ataupun pihak kepolisian setempat,”ujarnya, Kamis 27 Juni 2024.
Terutama lanjutnya, selama 4 tahun dirinua menjabat sebagai wakil DPRD khususnya dari dapil V ada 6 kecamatan yaitu Antang Kalang, Tualan Hulu, Mentaya Hulu, Parenggean, Telaga Antang dan Bukit Santuai tidak ada sosialisasi terkait hal itu di sejumlah perusahaan dapil V.
“Makanya saya berharap ini disosialisasikan oleh pihak-pihak perusahaan agar berperan aktif. Khususnya di daerah perkebunan, karena peredaran narkoba di kebun kita akui sangat marak,”ungkapnya.
Biasanya kata Hairis, mengkonsumi narkoba dijadikan dalih agar tetap kuat bekerja di kebun. Padahal jika mengetahui dampaknya sangat buruk bagi kesehatan hingga dapat mengorbankan masa depan dan juga orang-orang sekitar.
“Demi menjaga keselamatan pekerja dan juga agar tidak merugikan perusahaan, kita harapkan perusahaan dapat aktif memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada seluruh karyawan. Bisa bekerjasama dengan pihak-pihak terkait,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post