SAMPIT – Ketua Fraksi Golkar DPRD Kotawaringin Timur Darmawati menyampaikan, secara kuantitatif capaian angka-angka yang disebutkan dalam laporan pelaksanaan APBD tahuj anggaran 2023 baik capaian target anggaran maupun daya serap anggaran perlu menjadi perhatian bersama.
“Jika dilihat dari aspek perencanaan perlu dilakukan pencermatan dalam menentukan target capaian serta kerja yang lebih jelas lagi dalam perhitungannya,” ujarnya, Senin, 10 Juni 2024.
Berkenaan dengan hal itu Fraksi Golkar meminta penjelasan lebih lanjut terkait dengan realisasi anggaran 2023, terutama tentang realisasi PAD, hanya mencapai 69,67% atau hanya Rp.374 Milyar
dari rencana Rp. 538 Milyar.
“Dari sisi presentasi meningkat dari tahun 2022 namun targetnya lebih kecil dari tahun 2022 yang mencapai Rp 566 Miliar sekian. Namun bagi Fraksi Golkar, ini adalah kerja yang masih belum optimal dari sisi perencanaan dan realisasi kerja anggaran,”sebutnya.
Yang yang perlu mendapat perhatian khusus kata Darmawati, adalah pada pajak daerah hanya Rp. Rp. 190 Milyar atau 52,49% dari target hanya Rp. 363 Milyar. Lagi-lagi target ini lebih kecil dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp. 406 Milyar.
“Dan yang kami perlu pertanyakan, terkait dengan realisasi pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp.1.8 Milyar atau 16,07% dari Target sebesar Rp11.2 Milyar. Sumbernya dari mana? karena salah satu potensi yang terbesar bersumber berasal dari penyertaan modal daerah, yang kita ketahui Bank Kalteng dan juga BUMD PT. Habaring Hurung yang dikatakan sudah beroperasi sehingga tahun lalu di optimasi dengan penyertaan
modal daerah terhadap BUMD tersebut,”tegasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post