SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Riskon Fabiansyah menyebutkan, lingkungan literasi bisa diwujudkan bersama baik melalui upaya pemerintah dengan menyediakan sumber bacaan memadai di perpustakaan maupun melalui upaya satuan pendidikan.
“Contohnya di tingkat provinsi ada pengukuhan Bunda Literasi kecamatan. Mungkin ini bisa dijadikan acuan, dengan harapan bisa berperan aktif meningkatkan budaya membaca warga hingga ke tingkat keluarga,” ujarnya, Senin, 22 April 2024.
Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga mengatakan, dengan adanya Bunda Literasi di tingkat kecamatan maka turut menjadi garda terdepan dalam mendukung maupun meningkatkan minat baca warga.
Dirinya pun berharap terbangunnya kerja sama dengan pemangku kepentingan atau dinas terkait maupun pemerintah desa dalam upaya meningkatkan minat baca warga.
“Harapannya nanti dapat menciptakan sebuah lingkungan gemar membaca,” tegasnya.
Sementara itu guru SMAN 3 Sampit, Amrullah menyampaikan, pihaknya sudah melakukan upaya untuk pelajar gemar membaca dengan memberikan sedikit waktu sebelum mulai masuk kelas sebagai waktu membaca.
“Jadi beberapa menit sebelum memulai pembelajaran kita minta anak anak untuk membaca buku pilihan mereka masing masing, terserah mereka mau membaca buku genre apa. Karena gemar membaca itu harus dimulai dari apa yang mereka sukai terlebih dahulu,”ungkapnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post