SAMPIT – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan sejumlah usulan dari beberapa desa kepada pemerintah Kotim, salah satunya desa Terantang yang mengusulkan rehap jembatan sebanyak lima buah.
“Jembatan yang dimaksud merupakan penghubung antara permukiman warga menuju areal pertanian, sehingga jembatan menjadi salah satu faktor penunjang kegiatan perekonomian warga setempat,”kata Ketua DPRD Kotim, Rinie Anderson, Jumat, 2 Februari 2024.
Dia juga mengatakan, akses jalan yang cukup sulit bagi masyarakat untuk membawa hasil tanam kerapkali menjadi faktor harga sayur mayur atau hasil pertanian lainnya menjadi lebih mahal.
“Sehingga jika akses jalan lebih mudah dan didukung pula dengan bantuan bibit pertanian dari pemerintah maka para petani bisa menekan harga menjadi lebih murah dan terjangkau di kalangan masyarakat di pasaran,” tegasnya.
Untuk itu lanjutnya, diharapkan pemerintah dapat merealisasikan rehap jembatan tersebut, yang mana diharapkan jembatan ditingkatkan menjadi beton. Pasalnya saat ini jembatan hanya berkontruksi kayu.
“Selain peningkatan jembatan mereka juga mengusulkan peningkatan jalan desa, serta pembuatan box culvert untuk normalisasi irigasi Poktan dan peningkatan jalan. Mereka juga meminta agar dilakukan pembangunan kantor desa, sehingga jika ada rapat rapat desa mereka sudah memiliki tempat untuk berkumpul. Hal ini juga sebagai penunjang kesuksesan pembangunan di desa,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post