SAMPIT – Sebanyak 45 rumah warga di desa Babaung memerlukan penerangan. Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Ramli yang merupakan perwakilan rakyat dari daerah itu khususnya Dapil III.
“Sudah bertahun tahun mereka memerlukan penerangan, yang mana kita sangat rizqan di saat pembangunan wilayah perkotaan tengah gencar-gencarnya namun masih ada desa yang kekurangan penerangan,” ujarnya, Jumat 2 Februari 2024.
Apalagi lanjutnya, keberadaan listrik ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak di jaman sekarang ini. Bahkan hampir seluruh kegiatan bertumpu pada jaringan listrik. Maka dari itu untuk membuka keterisolasian masyarakat desa harus dimulai dengan adanya listrik.
“khususnya di Desa Babaung, diharapkan ada penambahan jaringan listrik atau trafo sepanjang 4 km yaitu sebanyak 45 rumah warga sebagai penunjang kegiatan masyarakat yang tentunya juga mempengaruhi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dirinya juga menyampaikan, desa tersebut memerlukan peningkatan jalan yaitu semennisasi jalan Ampera RT sembilan kurang lebih 3 km, lebar 2 m dan tinggi 10 cm. Serta perlu adanya pembuatan irigasi lanjutan untuk perkebunan masyarakat sekitar.
“Agar terciptanya pembangunan berkeadilan dan merata, kita harapkan pemerintah turut memperhatikan beberapa desa yang masih tertinggal di wilayah Kotim karena tidak hanya di wilayah selatan saja yang masih banyak desa belum dialiri listrik serta jalan yang memadai namun hampir di beberapa daerah lainnya juga mengalami hal serupa khususnya desa wilayah pelosok,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post