PALANGKA RAYA – Dalam upaya menjaga kelancaran proses Pemilu 2024, Polsek Pahandut melakukan pengecekan terhadap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dinilai rawan di wilayah hukumnya.
Kapolsek Pahandut, Kompol Volvy Apriana mengatakan, terdapat sejumlah fator yang mempengaruhi TPS dinilai berpotensi rawan, yakni faktor geografis yaitu curah hujan yang dapat memengaruhi keamanan TPS. Maka dari itu, kepolisian terus berupaya memastikan kotak suara tetap aman dari basah.
Dalam pengecekan tersebut, pihaknya memetakan setiap TPS yang dinilai rawan terhadap dampak cuaca ekstrem, diharapkan dapat mencegah potensi kerusakan dan memastikan kesiapan dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak terduga.
Pelaksanaan pengecekan TPS ini dilakukan dengan mengerahkan personel ke 6 kelurahan yang ada di wilayah hukumnya.
“Dari 6 kelurahan tersebut diantaranya, kelurahan Pahandut, Langkai, Tanjung Pinang, Pahandut Seberang, Tumbang Rungan dan Kelurahan Menteng,” katanya, Jumat, 2 Februari 2024.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Pahandut beserta para perwira polsek pahandut memastikan TPS yang akan dibangun di wilayah hukumnya tetap aman dan kondusif, ditengah kondisi curah hujan yang tinggi.
Pihaknya juga memastikan agar kotak suara dan surat suara aman dari basah akibat banjir, dengan menyediakan plastik untuk membungkus kotak suara dan surat suara.
Pasalnya dalam cuaca ekstrem, keamanan kotak suara menjadi prioritas utama untuk mencegah kerusakan atau kerusakan isinya. Setiap TPS yang dinilai berpotensi terdampak akan mendapatkan perhatian ekstra untuk meminimalkan risiko tersebut.
“Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan seluruh pihak terkait dalam menghadapi pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024 dan untuk data jumlah DPT di masing-masing TPS di tiap – tiap Kelurahan,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post